Gerah Dikritik, Kepala DPU TR Buka Suara Terkait Perbaikan Jalan Klareyan

Advertisement

PUSKAPIK.COM, PEMALANG – Kondisi Jalan Raya Klareyan yang rusak parah ramai dikritik masyarakat Kabupaten Pemalang. Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPU-TR) akhirnya buka suara soal kepastian jadwal perbaikan ruas jalan tersebut.

Beberapa waktu lalu video Jalan Raya Klareyan Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang viral di media sosial Facebook. Video yang diunggah akun @JUDI CRUISE itu memperlihatkan kondisi jalan yang rusak, becek dan penuh lumpur pasca hujan.

Pekerja seni lokal, Toto Arga dan Risma, gerah dengan kondisi jalan yang memprihatinkan ini, mereka mengkritik dengan bernyanyi ditengah jalan. Dalam aksinya, Risma menyanyikan lagu ‘Lali Janjine’ ciptaan S. Harsono diiringi Totoa Arga dengan keyboardnya.

Tak berhenti disitu, baru-baru ini kelompok masyarakat yang menamakan diri ‘Komunitas Rakyat Gereh Pethek’ menggelar aksi mandi lumpur di lokasi yang sama. Mereka melakukan aksi teatrikal dan menyusuri Jalan Raya Klareyan dengan badan belepotan lumpur.

“Semestinya pemerintah daerah lewat instansi terkait di bidang infrastruktur memberikan penjelasan kepada publik, bahwa jalan-jalan mana saja yang akan diperbaiki” kata Andi Rustono, Koordinator Rakyat Gereh Pethek, Kamis 10 Maret 2022.

Menanggapi itu, Kepala DPU-TR Pemalang, Mohammad Soleh, menjelaskan, Jalan Raya Klareyan dipastikan bakal diperbaiki tahun ini dengan anggaran Rp 200 juta melalui pokok pikiran (Pokir) DPRD Pemalang.

“Kita perbaiki sekitar 28 Maret 2022, intinya sekarang kita sudah menunjuk pejabat pengadaannya. Kira-kira hanya bisa kita perbaiki sepanjang 300 meter, kita sasar titik-titik yang terparah.” terangnya.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi

Redaktur: Embong Riyadi

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!