Perbaikan Jembatan Plompong Brebes Molor, Warga 3 Tahun Gunakan Akses Darurat
- calendar_month Sel, 7 Des 2021

Pengerjaan jembatan di Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Brebes, Jawa Tengah molor. FOTO/PUSKAPIK/FAHRI LATIEF

PUSKAPIK.COM, Brebes – Pengerjaan jembatan di Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Brebes, Jawa Tengah molor. Akibatnya, akses keluar masuk desa untuk kendaraan roda empat harus mengambil jalur lain yang lebih jauh. Sementara warga desa harus menggunakan jembatan darurat untuk akses keluar masuk desa.
Sudah tiga tahun, warga Desa Plompong tidak memiliki jembatan yang layak. Penghubung antardesa satu-satunya itu roboh diterjang banjir bandang pada 2018. Beberapa tahun berikutnya, Pemkab membangun kembali jembatan itu, tapi sebelum pekerjaan itu kelar, air Sungai Keruh kembali memporak-porandakannya.
“Jembatan di desa ini rusak disapu banjir. Selama ini menggunakan jembatan darurat untuk keluar masuk desa. Hanya roda dua yang bisa lewat, kalau mobil harus ambil jalur memutar lewat Cilibur, Paguyangan. Jarak tempuhnya lebih jauh,” kata Suyanto, Kades Plompong, Selasa, 7 Desember 2021.
Ia menjelaskan, jembatan tersebut merupakan akses utama keluar masuk bagi sekitar 12.000 warga desa. Jembatan ini juga akses utama bagi pengiriman hasil bumi. “Sejak pakai jembatan sementara, transportasi hasil bumi menggunakan jalur lain. Tapi makin jauh karena lintas kecamatan. Roda empat tidak bisa melalui jembatan itu,” katanya.
Harapan satu-satunya warga desa adalah proyek pembangunan jembatan yang sedang berlangsung. Mereka berharap, jembatan ini bisa diselesaikan tepat waktu agar aktivitas warga kembali normal.
“Warga yang akan beraktivitas, termasuk anak sekolah pakainya jalur ini. Ini jalur tercepat yang ada di Desa Plompong. Kalau lewat jalan memutar bisa memakan waktu satu jam lebih. Warga sih pengin selesai tepat waktu biar aktifitas normal lagi,” katanya.
- Penulis: puskapik