46 Anak di Kota Pekalongan yang Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19 Terima Bantuan Baznas

Sebanyak 46 anak yatim/piatu/yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19 di Kota Pekalongan menerima bantuan paket sekolah. FOTO/PUSKAPIK/SURYO SUKARNO
Iklan

PUSKAPIK.COM, Kota Pekalongan – Sebanyak 46 anak yatim/piatu/yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19 di Kota Pekalongan menerima bantuan paket sekolah. Bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah dan Baznas Kota Pekalongan disalurkan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA).

Puluhan paket bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin didampingi Wakil Ketua Baznas Jawa Tengah Rosihan Anwar, Ketua Baznas Kota Pekalongan Imam Suraji, dan Sekretaris DPMPPA Kota Pekalongan Sabaryo Pramono di Ruang Amarta Setda, Jumat, 8 Oktober 2021.

Bantuan paket sekolah dari Baznas Jateng ini menindaklanjuti ‘Gerakan Jateng Ayo Berbagi’ pada peringatan Hari Jadi ke-71 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Salahudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penyaluran bantuan dari Baznas Provinsi Jawa Tengah yang telah menjalin kolaborasi baik dengan Baznas dan Pemkot Pekalongan dalam meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19, khususnya anak yatim piatu.

“Alhamdulillah kita bisa mendapatkan kolaborasi yang baik dengan Baznas untuk memberikan bantuan kepada anak-anak Kota Pekalongan yang harus kehilangan orang tuanya akibat terpapar Covid-19,” katanya.

Menurut Salahudin, di tengah kedukaan dan kehilangan, bantuan ini paling tidak bisa bermanfaat dan memberikan semangat bagi mereka melanjutkan kehidupan dengan optimistis, terutama dalam melanjutkan pendidikannya.

“Bantuan ini memang tidak seberapa, tetapi semoga bisa sedikit membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya terpenuhinya kebutuhan akan peralatan sekolah, kebutuhan pokok mereka,” katanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pekalongan Imam Suraji menyebutkan, penerima bantuan paket sekolah ini sebanyak 46 orang anak yatim/piatu/yatim piatu berusia 16 tahun ke bawah. Selain peralatan sekolah, Baznas juga memberikan bantuan pemenuhan gizi anak.

Menurut Imam, Baznas dibantu DPMPPA Kota Pekalongan dalam melakukan pendataan awal terhadap anak-anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.

“Persyaratan penerima bantuan dari Baznas ini adalah anak-anak pelajar SMP ke bawah, yang SMA untuk sementara belum. Kami juga memberikan bantuan pemenuhan gizi berupa daging qurban yang dikalengkan seperti kornet dan rendang senilai total Rp200.000,” kata Imam.

Kontributor: Suryo Sukarno
Editor: Faisal M

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini