Peringati May Day, Bupati Pemalang Sarasehan dan Bukber Bareng Buruh dan Pengusaha

0
Sarasehan dan Buka Bersama Bupati Pemalang dengan LKS Tripartit dan Dewan Pengupahan, guna memperingati Hari Buruh Internasional 2021, di BLK Disnaker Pemalang, Jumat sore, 30 April 2021. FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pemalang menggelar sarasehan dan buka bersama dengan organisasi pengusaha dan buruh, guna memperingati Hari Buruh Internasional (May Day)2021. Sarasehan dan buka bersama itu digelar di Aula Balai Latihan Kerja, Disnaker Pemalang, Jumat sore, 30 April 2021, dan dihadiri Bupati-Wakil Bupati Pemalang, serta organisasi SPSI dan Apindo.

Kepala Disnaker Pemalang Mu’minun menyampaikan, tujuan memperingati hari buruh internasional ini, adalah untuk menunjukan bahwa pemerintah menghargai seluruh pekerja.

“Dengan memperingati Hari Buruh Internasional, maka kita akan meningkatkan komunikasi antarpemangku kepentingan di bidang ketenagakerjaan di Kabupaten Pemalangm,” ujar Mu’minun.

Dalam acara ini, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan hari tua (JKK-JHT) sebesar Rp126.748.000, plus Jaminan Pensiun untuk almarhum Tegar Handoyo, pekerja di perusahaan PT Saputra Empat Srikandi.

Kemudian, juga manfaat beasiswa pendidikan anak peserta program JKK dan JKM (Jaminan Kematian), sebesar Rp12.000.000/tahun, untuk Dhimas Firman Maulana dengan tingkat pendidikan perguruan tinggi.

Kemudian, diserahkan juga piagam penghargaan kepada PT Daiwaboo dan PT Candi Mekar, atas kepedulian memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan paling awal.

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo berharap sarasehan dan bukber ini dapat mempererat silaturahmi yang terjalin antara pemerintah daerah dengan unsur-unsur yang bergerak di sektor tenaga kerja. Mengingat pandemi Covid-19 belum usai, maka peringatan May Day tahun ini dilarang menimbulkan kerumunan di Kabupaten Pemalang. Namun, kata Agung, bukan berarti tak bisa merayakan May Day.

“Hanya saja caranya yang harus kita sesuaikan sehingga esensi dan manfaat perayaannya tetap dapat dirasakan oleh para pekerja di Indonesia, khususnya di Kabupaten Pemalang,” katanya.

Contohnya, seperti sarasehan dan bukber ini, di mana semua pihak bisa duduk bersama, berkomunikasi dengan segenap pelaku ketenagakerjaan yang ada di Kabupaten Pemalang, untuk membicarakan hal-hal yang perlu dilakukan demi memajukan sektor industri dan aspek ketenagakerjaan di dalamnya.

Penulis: Eriko Garda Demokrasi
Editor: Faisal M

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini