Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode

Panen Raya, Petani di Tegal Merugi, Kenapa?

  • calendar_month Sen, 22 Mar 2021

PUSKAPIK.COM, Tegal – Petani di sejumlah daerah saat ini mengeluhkan anjloknya harga gabah, tak terkecuali para petani di Kota Tegal. Menurut para petani, harga gabah anjlok akibat adanya rencana pemerintah membuka kran impor beras.

Udi (55), salah satu petani di Kelurahan Kaligangsa Wetan, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, mengungkapkan, harga tebasan gabahnya kini hanya berkisar Rp 15 juta per hektar. Padahal, sebelum ada isu impor beras harga tebasan bisa mencapai Rp 20 juta lebih per hektare.

“Sekarang ini cuma lima belas jutaan per hektar karena mau ada beras impor. Kalau segitu petani tidak untung. Biaya pengolahan lahannya saja lebih dari itu,” ungkap Udi kepada Puskapik.com disela-sela memanen sawahnya, Senin siang, 22 Maret 2021.

Udin mengungkapkan, harga tebasan gabahnya jauh di bawah biaya pengolahan lahan yang harus dia keluarkan sejak dari awal tanam hingga panen yang mencapai sekitar Rp 18 juta rupiah. Antara lain untuk pengolahan tanah, tenaga tanam, pupuk, obat-obatan, pemeliharaan dan panen.

“Biaya semuanya sekitar delapan belas juta. Jelas petani ruginya tidak sedikit,” ungkapnya.

Menurut Udin, hitungan tersebut belum termasuk jika petani gagal panen. Karena tidak semua lahan pertanian akan menghasilkan panenan yang bagus. Karena alasan itulah dia menolak impor beras.

“Saya mewakili petani lainnya menolak impor beras,” tegasnya.

Kepala Bulog Kantor Cabang Pekalongan, Heriswan, saat dikonfirmasi terkait harga gabah ditingkat petani yang anjlok, mengatakan, petani tidak perlu kuatir. Pihaknya siap untuk menyerap gabah petani dengan harga tinggi asalkan memenuhi standar kualitas yang ditentukan oleh Bulog.

Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digigit Ular Hitam Saat Pulang Pengajian, Warga Poncol Dirawat di RSUD Kraton Pekalongan

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Ari Budi Santoso (29), warga Poncol Gang 3 Buntu Arat, RT 01 RW 03, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, menjalani perawatan di RSUD Kraton setelah seekor ular berbisa menggigitnya saat ia pulang dari pengajian di Desa Waru Lor, Kecamatan Wiradesa, Selasa dini hari (22/7/2025). Korban menceritakan bahwa ular menggigitnya di atas mata […]

    Bagikan Ke Teman
  • Warga Jrakah Pemalang Rayakan 2 Tahun Tugu Nasi Goreng

    • calendar_month Ming, 19 Mar 2023
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Warga Desa Jrakah, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang merayakan peringatan tahun kedua berdirinya Tugu Nasi Goreng yang sudah menjadi ikon desanya, Minggu 19 Maret 2023. Ribuan orang berduyun-duyun menyaksikan perayaan tugu yang dibangun di Jalan Pancaniti pintu masuk Desa Jrakah. Ada seribu bungkus nasi goreng yang dibagikan secara gratis kepada para pengunjung acara […]

    Bagikan Ke Teman
  • KORAL Edukasi Warga Tegal Cara Selamat dari Gigitan Ular

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2020
    • 0Komentar

    TEGAL (PUSKAPIK) – Fenomena temuan ular kobra di permukiman warga sejumlah daerah di Tanah Air dalam beberapa hari belakangan ini mendorong para reptiler di Tegal melakukan edukasi kepada warga. Mereka yang tergabung dalam wadah Komunitas Reptil Tegal (KORAL) menggelar acara tersebut di Desa Dukuhsalam Kabupaten Tegal, Minggu (5/01/2020). Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari kalangan […]

    Bagikan Ke Teman
  • Bagikan Takjil, Dharmawanita PDAM Tirta Mulia Pemalang Sasar pengguna Jalan Depan SPBU

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2019
    • 0Komentar

      PEMALANG (PuskAPIK) – Menjalankan dan mengisi bulan ramadhan 1440H/tahun 2019M, Darma Wanita PDAM Tirta Mulia Pemalang membagikan takjil ke para muslim yang menjalankan ibadah puasa, terutama para pengguna jalan yang melintas di jl. Gatot Subroto Pemalang, tepatnya di depan SPBU Sirandu, Rabu (15/05). Takjil yang memang diperuntukkan bagi para pengendara, pejalan kaki serta warga […]

    Bagikan Ke Teman
  • Ditetapkan Tersangka oleh KPK, 4 Pejabat Pemalang Diberhentikan Sementara dari ASN

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2022
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Empat pejabat Pemerintah Kabupaten Pemalang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus suap jual beli jabatan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini sudah diberhentikan sementara sebagai aparatur sipil negara (ASN). “Ya, sudah diberhentikan sementara sebagai ASN, dasarnya surat penetapan tersangka dari KPK. Masih sebatas diberhentikan sementara karena belum inkracht.” kata Plt Bupati Pemalang, […]

    Bagikan Ke Teman
  • Cerita Pilu Nelayan Suradadi, Terdampak Covid-19, Paceklik dan Banjir Rob

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK. COM, Tegal – Cerita pilu dialami para nelayan di wilayah Suradadi dan Bojongsana, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, yang mengalami paceklik karena pandemi Covid-19 ditambah gelombang tinggi dan banjir rob yang menerjang permukiman para nelayan dalam beberapa hari ini. Bencana yang bertubi-tubi tersebut menjadikan produktifitas para nelayan di dua desa tersebut merosot bahkan bisa dikatakan […]

    Bagikan Ke Teman
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!
expand_less