Dukung ‘Dewi’ Disparpora Pemalang Sertifikasi Pemandu Wisata

Pemateri saat memberikan pengetahuan kepada 40 peserta dari berbagi biro wisata, Rabu 27 Januari 2021. FOTO/PUSKAPIK/BAKTIAWAN CANDHEKI
Iklan

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pemalang, menerbitkan sertifikat bagi para pemandu wisata. Bekerja sama dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) cabang Pemalang sebagai pelaksana kegiatan pelatihan tersebut.

“Mimpi kami membentuk temen-temen pemandu yang berkualitas, legal, dan bersertifikat. Selama ini banyak para pemandu yang asal mandu saja tanpa mengetahui SOP dan attitudenya di lapangan seperti apa. Maka pada kesempatan ini dengan difasilitasi HPI diadakan pelatihan kepada Pramuwisata selama 3 hari,” ungkap Ketua HPI, Miftahudin Yuda Pratikno, Rabu 27 Januari 2021, pada kegiatan yang dilaksanakan di OW Wipass, Desa Surajaya, Pemalang.

Selain itu, menurut Yuda, kegiatan ini juga untuk mendukung program 27 Desa Wisata (Dewi) di Pemalang. Harapannya bisa meningkatkan wisatawan datang ke obyek-obyek wisata tersebut.

“Ini terobosan bagi HPI, jika kegiatan ini berhasil maka, setiap program wisata yang akan dilaksanakan HPI akan selalu didukung. Target HPI yakni bisa mendatangkan 1000 wisatawan setiap tahun,” ujarnya.

Kepala Bidang Sarpras Disparpora Pemalang, Imam Santoso, menyampaikan, peran pemandu dalam mempromosikan pariwisata sangat penting, karena pemandu sebagai ujung tombak yang langsung dengan wisatawan.

“Pada intinya kita membuka kesempatan bagi pemandu untuk diberi bekal keterampilan, pengetahuan, dan legalisasi bagi mereka. Di masa pandemi ini kami melihat waktu yang strategis untuk pengembangan sumber daya manusianya,” katanya.

Lanjut Imam, kegiatan ini juga sebagai pendukung visi misi bupati dan wakil bupati terpilih yang akan dimasukkan dalam RPJMD tahun 2021-2026 tentang program Desa Wisata (Dewi).

“Soal pelibatan HPI, salah satu tugas Disparpora adalah sebagai pembina penyedia pariwisata, dan kegiatan pengembangan pariwisata. Sudah menjadi kewajiban kami untuk memfasilitasi lembaga-lembaga binaan dalam kegiatan pengembangan pariwisata,” ujarnya.

Kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini diikuti oleh 40 pramuwisata dari berbagai biro wisata yang ada. Panitia acara juga mewajibkan para peserta untuk mematuhi protokol kesehatan.

Penulis : Baktiawan Candheki
Editor: Amin Nurrokhman

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini