Masjid Agung Nurul Kalam Pemalang Banjir, Ini Kata DPU TR

Kondisi basement Masjid Agung Nurul Kalam Pemalang yang terendam banjir dan tengah dilakukan pengurasan oleh pengurus masjid, Jumat 15 Januari 2021.FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI
Iklan

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Ternyata penyebab banjirnya ruang bawah tanah (basement) Masjid Agung Nurul Kalam Pemalang bukan karena kerusakan pompa penyedot air kotor. Basement itu banjir karena kelalaian petugas setempat.

Itu diklarifikasi Hery Firmantio, Sekdin Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU TR) Pemalang, saat dihubungi via telepon, Jumat 15 Januari 2021.

“Kita ngecek ke sana, kami klarifikasi ke kontraktornya dulu, ternyata ada yang mematikan panel. Jadi itu sebenarnya panel pompa air (penyedot) ada yang mematikan, mungkin dari petugas yang ditunjuk yayasan pengurus masjid,” terang Hery.

Semestinya, kata Hery, panel pompa air itu tidak perlu dimatikan, apalagi saat musim hujan seperti sekarang ini.

“Iitu ketika petugas kontraktor datang, nyala itu. Tadi kan dari kami bersama kontraktornya ke sana, terus dilakukan pemompaan (dinyalakan) dan tidak lama sudah kering,” tutur Hery.

Hery yang juga PPK pembangunan masjid menerangkan, dibangunnya basement ini memang memiliki kelemahan yang memunculkan risiko-risiko tertentu. Namun, dulu pada saat sayembara desain bangunan baru Masjid Agung Nurul Kalam, hal ini sudah dipertimbangkan.

“Tapi dulu saat sayembara sudah dipertimbangkan kenapa ada bangunan basement yang turun ke bawah, karena waktu itu untuk mencukupi kebutuhan ruang,” papar Hery.

Mengingat saat ini bangunan baru itu juga masih dalam tahap pemeliharaan. Ke depannya, DPU TR akan berkoordinasi dan memberikan pelatihan kepada para pengurus masjid.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jumat 15 Januari 2021, Basement Masjid Agung Nurul Kalam Pemalang terendam banjir. Rupanya, pasca diresmikan 3 Desember 2020 lalu, bangunan baru masjid kebanggaan wong Pemalang ini kerap terendam.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi
Editor: Amin Nurrokhman

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini