Viral, Polisi di Tegal Dimaki-maki Warga Saat Operasi Masker

FOTO/PUSKAPIK/SCREENSHOT
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Slawi – Sebuah video amatir yang merekam polisi dimaki-maki seorang warga viral di dunia maya. Hasil penelusuran puskapik.com, Selasa 20 Oktober 2020, itu terjadi di Alun-alun Hanggawana, Slawi, Kabupaten Tegal, Sabtu malam, 17 Oktober 2020.

“Sampeyan tak takoni malah balik takon. Ya ngawag sampeyan. Nyong takon ya dijawab !” ucap warga dalam video tersebut kepada Polisi dengan nada tinggi sambil menuding-nuding ke arah petugas.

Warga yang memaki-maki Petugas itu diketahui merupakan pengamen yang kerap beroperasi di kawasan Alun-alun Hanggawana setiap akhir pekan. Sedangkan Polisi yang dimaki-maki adalah Brigadir Polisi (Brigpol) Syaifurrohman yang sehari-hari berdinas di Bagian Administrasi Satlantas Polres Tegal.

Brigpol Syaifurrohman yang biasa disapa Rohman membenarkan bahwa Polisi yang ada dalam video berdurasi 30 detik tersebut adalah dirinya. Ia mengungkapkan, itu terjadi saat dirinya mengikuti operasi yustisi yang digelar Polres Tegal bersama TNI dan Satpol PP.

Brigpol Rohman menjelaskan, saat sedang menyisir kawasan Alun-alun Hanggawana dia melihat kerumunan pemuda tanpa memakai masker sambil bernyanyi-nyanyi. Saat ditegur, salah satu pemuda malah emosi dan memaki-maki dirinya dengan kalimat kasar.

“Dia melanggar protokol kesehatan. Saya tegur malah dia marah-marah dengan sebutan yang menurut saya kurang sopan. Saya berusaha menenangkan diri dan menenangkan orang tersebut malah tambah marah,” terang Brigpol Rohman.

Selain membentak-bentak petugas dengan kata-kata kasar. Warga tersebut juga sempat mengatakan bahwa dirinya tidak percaya virus corona. Menurutnya, virus corona merupakan buatan Cina untuk kepentingan politik.

“Kye tak jelasna, virua corona kuwe sing nggawe Cina. Saiki vaksine ben neng Cina papat. Kuwe permainan. Politik kuwe. Paham ora !” ujar warga tersebut dalam video itu.

Tindakan warga tersebut hampir saja membuat petugas lain terpancing emosinya. Beruntung, Brigpol Rohman bisa menenangkan sehingga tidak ada petugas yang berbuat kasar kepada pelaku.

“Nggak usah tersinggung pak. Sudah diiyani saja pak. Mungkin dia memang agak kurang,” kata Rohman menenangkan petugas lainnya.

FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO

Untuk mencegah keributan, petugas akhirnya meninggalkan si pemuda yang diduga strees itu. Brigpol sudah melaporkan peritiwa ini ke atasannya.

“Sudah saya laporkan ke pak Kasat Lantas. Pak Kasat Lantas juga sudah melapor ke Kasat Reskrim untuk penanganannya,” ujar Rohman

Kontributor : Wijayanto
Editor : Amin Nurrokhman

 

Iklan

Tinggalkan Balasan