Sembuh dari Corona, Bupati Pemalang Ceritakan Pengalaman Saat Dirawat

FOTO/PUSKAPIK/BAKTIAWAN CANDHEKI
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Sempat dirawat dan isolasi selama beberapa hari di Rumah Sakit M Ashari karena terpapar Covid-19, Bupati Pemalang, H Junaedi membagikan pengalamannya kepada awak media di kantornya, Rabu 5 Agustus 2020.

Menurutnya, kondisi sekarang di hari ke-5, sudah dinyatakan negatif dari swab test terakhir serta sudah mulai beraktivitas bekerja kembali.

“Selama dirawat menurut saya, yang penting adalah perasaan semangat dan bahagia, itu yang mempengaruhi kekuatan imun dari pasien Covid-19,” ungkapnya kepada puskapik.

Bupati yang saat itu menjadi Orang Tanpa Gejala (OTG) dengan kondisi terkonfirmasi positif mengaku tak mengalami gejala yang signifikan.

“Alhamdulillah saya dirawat biasa-biasa saja karena termasuk OTG, saya juga memberikan motivasi kepada teman-teman yang juga mendapat perawatan di sana. Setiap pagi senam bersama dan berjemur sebagaimana anjuran dari dokter sinar matahari baik untuk penyembuhan pasien Covid-19, ” katanya.

Selain itu, Bupati Pemalang menceritakan kondisi sang istri yang saat itu sama-sama terkonfirmasi positif dan menjalani perawatan isolasi bersama di rumah sakit.

“Kondisi ibu sampai saat ini semakin membaik, memang belum dinyatakan sembuh dan masih mendapat perawatan, tapi hari ini dilakukan test swab evaluasi mudah-mudahan hasilnya negatif, ” ujarnya.

H Junaedi juga menginformasikan rekan yang saat itu dinyatakan positif, Sekda dan Kepala Bapenda, sudah sembuh dan sudah mulai beraktivitas kembali.

Terkait dengan pekerjaan yang tertunda selama beberapa hari, Junaedi menyatakan, sejumlah pekerjaan yang tidak mendesak ditangani oleh wakil bupati.

Disinggung tentang ketidakhadiran dalam momen pernikahan anaknya, dirinya menyatakan perasaan ikhlas sebagai kehendak dari Tuhan dan percaya ada hikmah dari semua itu.

“Sebenarnya tidak tega, karena dari kecil kita rawat, kita besarkan dan setelah anak mau nikah, menuju kehidupan berumah tangga seharusnya ditunggui dan disaksikan oleh orang tua, karena itu sakral. Namun apadaya karena kondisi tidak memungkinkan saya ikhlas dan sudah saya sampaikan kepada anak saya, semua ini kehendak Allah SWT, ” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Rinaldi Firdaus Kautsar, SH, anak kandung Bupati Pemalang, H Junaedi, melangsungkan pernikahan di saat kedua orang tuanya dirawat di rumah sakit akibat terjangkit virus corona (Covid-19).

Pernikahan politisi muda PDIP yang saat ini duduk di Komisi C DPRD Pemalang tersebut berlangsung dengan protokol kesehatan, Jumat 31 Juli 2020, pada pukul 14.00 WIB di Hotel Patra Cirebon. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Ketua DPRD Pemalang, H Agus Sukoco, turut hadir sebagai saksi pernikahan Rinaldi dengan pasangannya, Nisrina Sagarawanti.

Bupati Junaedi bersama istrinya, Irna Setiawati, yang divonis positif corona tak nampak hadir dalam resepsi pernikahan tersebut. Meski kondisinya sudah mulai membaik, keduanya hanya bisa menyaksikan ritual ijab qabul dan resepsi pernikahan anaknya tersebut secara online melalui layar kaca secara live streaming.

Penulis : Baktiawan Candheki
Editor : Amin Nurrokhman

Iklan

Tinggalkan Balasan