Operasi Patuh Candi, Satlantas Polres Tegal Kota Libatkan Kesenian Calung

0
Seorang pengendara sepeda yang tidak memakai masker mendapat teguran dari WakapolresTegal Kota Kompol Joko Wicaksono saat menggelar sosialisasi protokol kesehatan dalam rangka Operasi Patuh Candi 2020 di depan Stasiun Tegal, Kamis siang, 30 Juli 2020. FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO

PUSKAPIK.COM, Tegal – Satlantas Polres Tegal Kota memiliki cara tersendiri dalam melaksanakan Operasi Patuh Candi 2020. Bukan dengan menggelar razia kendaraan di jalan raya seperti biasanya, tapi dilakukan dengan kegiatan simpatik, yakni sosialisasi tertib lalu lintas, protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru di tempat-tempat keramaian.

“Hari ini kita melaksanakan Operasi Patuh Candi 2020 dengan kegiatan sosialisasi untuk memberikan edukasi dan mengajak masyarakat agar taat tertib berlalu lintas, mematuhi protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru,” kata Kompol Joko Wicaksono, Waka Polres Tegal Kota di sela-sela kegiatan sosialisasi, Kamis siang, 30 Juli 2020.

Menurut Joko, Operasi Patuh Candi 2020 dilaksanakan dalam tiga kegiatan yakni preemtif, preventif dan represif. Kali ini pihaknya menggelar kegiatan preemtif ke masyarakat dengan berkeliling kota sambil memberikan imbauan tertib berlalu lintas, protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru melalui pengeras suara. Joko menambahkan, untuk menarik perhatian masyarakat dan menyemarakan kegiatan, Ia melibatkan kesenian calung.

“Metode kita menggunakan kesenian calung yang sudah merakyat. Ini untuk menarik perhatian masyarakat, agar mau mendekat sehingga sosialisasi dan edukasi yang kita sampaikan akan lebih mengena,” ujar Kompol Joko

Di tempat-tempat keramaian seperti stasiun, alun-alun, terminal dan mal rombongan petugas menyempatkan berhenti sejenak. Mereka membagi-bagikan masker gratis dan pamflet berisi imbauan tertib berlalu lintas, protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru. Tak hanya itu, petugas juga memberikan edukasi kepada warga yang kedapatan tidak memakai masker.

“Ada beberapa warga yang sempat kami tegur karena tidak memakai masker. Selanjutnya kami beri masker dan edukasi protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru,” Ujar Joko.

Kontributor: Wijayanto
Editor: Faisal M

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini