Perumda Air Minum Tirta Ayu Targetkan 2.650 Sambungan Baru, Ini Lokasinya

Selasa, 6 Januari 2026 | 17.56
Perumda Air Minum Tirta Ayu Targetkan 2.650 Sambungan Baru, Ini Lokasinya

Perumda Air Minum Tirta Ayu Kabupaten Tegal memiliki program penambahan sambungan untuk pelanggan baru pada tahun 2026 ini.

SLAWI, puskapik.com -  Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Ayu Kabupaten Tegal memiliki program penambahan sambungan untuk pelanggan baru pada tahun 2026 ini.

BUMD milik Pemerintah Kabupaten Tegal ini menargetkan pelanggan baru sebanyak 2.650 sambungan rumah (SR).

Menurut Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Ayu, Nandang Indradani, penambahan pelanggan baru ini  merupakan program reguler perusahaan. 

Baca Juga: Semarakkan Hari Jadi Brebes Ke 348, Ini Jadwalnya

Disampaikan oleh Nandang, untuk memenuhi target tersebut,  Perumda Tirta Ayu akan menggunakan tambahan debit optimalisasi idle capacity dari PT Tirta Utama Jawa Tengah sebesar 30 liter per detik ruas Yamansari-Balamoa dengan dua opteker (meter induk) di Desa Penusupan dan Desa Balamoa, Kecamatan Pangkah. 

"Pengembangan  jaringan sambungan rumah akan difokuskan di 6 desa yakni Desa Dermasandi, Purbayasa, Pecabean, Pegirikan, Penusupan, Kecamatan Pangkah dan Desa Karangmangu, Kecamatan Tarub,"katanya, Selasa 6 Januari 2026.

Selain enam desa ini, lanjut Nandang, juga akan dilakukan penambahan jaringan di desa-desa lain.

 “Sosialisasi pengembangan dan penambahan jaringan sambungan baru telah kami lakukan pada tahun 2025 termasuk soal biaya pemasangan sambungan baru sebesar Rp2,5 juta sampai Rp3 juta ,”jelasnya, 

Nandang menuturkan, target penambahan pelanggan baru tahun ini mengalami kenaikan dibanding tahun lalu. 

Baca Juga: Serahkan DPA 2026, Bupati Brebes Ajak Kawal Pembangunan Daerah

Pada tahun 2025, terdapat tambahan pelanggan sebanyak 2.400  sambungan baru. 

Jumlah pelanggan Perumda Air Minum Tirta Ayu sampai saat ini sebanyak 60.000 pelanggan dengan efektivitas penagihan pembayaran mencapai 97 persen.

Menekan Kebocoran

 “Untuk tunggakan pembayaran sebesar 3 persen atau 1.800 pelanggan,”jelasnya didampingi Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Ayu Mohamad Mashadi Zaeni.

Nandang menuturkan, sesuai arahan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, selain menekan kebocoran air, pihaknya juga mengupayakan penambahan cakupan layanan air minum. 

Pada 2026 ini, ia menargetkan kebocoran atau kehilangan air dibawah 25 persen. 

“Tahun 2025 kehilangan air sebesar 25,38 persen, tahun 2026  kami menargetkan 24.83 persen,”tuturnya. 

Sementara itu, penambahan pelanggan baru akan diimbangi dengan penambahan sumber air baru, di  antaranya sedang mengusahakan Tuk Sikadu, Bumijawa sebagai sumber mata air baru, guna menambah debit air di wilayah Pantura seperti Kecamatan Kramat.  

Selain itu, juga melakukan kerjasama dengan Kabupaten Pemalang untuk pemanfaatan air sumber atau Tuk Jambe yang terletak di Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang.***

Artikel Terkait