IBI Kota Tegal Fokus Dampingi Ibu Hamil Pasca Banjir Krandon-Kaligangsa

IBI Kota Tegal fokus dampingi ibu hamil pascabanjir Krandon–Kaligangsa melalui bantuan, pemeriksaan kesehatan, dan pendampingan langsung.
TEGAL, puskapik.com - Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia atau PC IBI Kota Tegal menyalurkan bantuan sosial tahap kedua bagi warga terdampak banjir di Kelurahan Krandon dan Kaligangsa, Sabtu 10 Januari 2026.
Bantuan kali ini difokuskan pada penanganan pasca banjir untuk kelompok ibu hamil.
Ketua PC IBI Kota Tegal, Taryuli menyampaikan, dua kelurahan tersebut sempat mengalami genangan air cukup lama pada akhir tahun 2025 lalu, sehingga berdampak pada kondisi kesehatan warga, khususnya ibu hamil.
Baca Juga: Genangan Air Krandon Tegal Ditangani, 250 Orang Turun Bersihkan Saluran
"Pada hari ini kami memberikan bantuan sosial yang secara khusus ditujukan kepada ibu hamil yang terdampak banjir," ujar Taryuli.
Sebelumnya, saat wilayah Krandon dan Kaligangsa masih tergenang air, PC IBI Kota Tegal telah menyalurkan bantuan tahap pertama berupa sembako dan uang tunai melalui BPBD Kota Tegal untuk seluruh warga terdampak.
Pada tahap kedua ini, PC IBI lebih menekankan pada upaya pemulihan kesehatan pasca banjir.
Baca Juga: Genangan Tahunan di Krandon Akhirnya Dipetakan, Penanganan Butuh Rp 2 Miliar
Bantuan disalurkan secara door to door dengan mendatangi langsung rumah ibu hamil, sekaligus melakukan pemeriksaan fisik serta memastikan kondisi kandungan tetap sehat.
Selain pemeriksaan kesehatan, tim juga melakukan visitasi lingkungan rumah untuk menilai kondisi kebersihan dan kesehatan pasca banjir.
Hal tersebut dilakukan sebagai dasar pemberian pendampingan agar lingkungan tempat tinggal tetap sehat meski baru terdampak genangan.
Baca Juga: Sumur Warga Tercemar, Kelurahan Kaligangsa Salurkan Kaporit dan Tawas
"Kegiatan ini kami laksanakan berkolaborasi dengan Puskesmas Kaligangsa. Jika ada hal-hal yang perlu ditindaklanjuti dan di luar kewenangan bidan, akan kami koordinasikan dan serahkan kepada puskesmas," jelas Taryuli.
Taryuli menambahkan, apabila ditemukan kondisi rumah yang masih kotor, lembap atau tidak sehat dan berpotensi memengaruhi kesehatan ibu hamil, pihaknya akan berkonsultasi dengan Puskesmas Kaligangsa bersama tim teknis terkait.
Total bantuan yang disalurkan pada kegiatan ini mencapai Rp 8 juta, yang diberikan dalam bentuk uang tunai dan sembako.
Selain itu, PC IBI Kota Tegal juga memberikan layanan kesehatan melalui pendampingan langsung oleh bidan di wilayah Kelurahan Krandon dan Kaligangsa.
Pendampingan tersebut dilakukan dalam bentuk konsultasi, pemeriksaan fisik, kunjungan rumah serta pemeriksaan kesehatan bagi warga sekitar, tidak terbatas hanya pada ibu hamil.
"Harapan kami, meskipun masyarakat mengalami musibah banjir, kondisi kesehatan tetap terjaga sehingga bisa kembali melanjutkan kehidupan dengan baik pascabanjir, terutama bagi para ibu hamil," kata Taryuli.
Salah satu penerima bantuan, Febi Aini Salsabila, warga Kelurahan Kaligangsa, mengaku senang dan terbantu dengan pemeriksaan kesehatan serta bantuan sosial dari PC IBI Kota Tegal.
Istri dari Khaerul Fadli tersebut merupakan salah satu warga terdampak genangan air pada akhir tahun 2025 lalu.
Meski air tidak sampai masuk ke dalam rumah, kondisi banjir membuat aktivitas keluarga terganggu selama hampir sepekan.
"Saya hamil sembilan minggu enam hari dan kemarin hampir seminggu lebih banyak di dalam rumah. Air di teras tinggal satu sentimeter lagi masuk," ujar Febi.
Febi pun menyampaikan apresiasi atas kepedulian para bidan yang datang langsung ke rumah untuk melakukan pemeriksaan.
"Terima kasih, bantuan ini sangat bermanfaat sekali, apalagi ada pemeriksaan kesehatan langsung. Jadi lebih tenang," ucap Febi. **


