Koni Pekalongan Gelar Pelatihan Berstandar Nasional

PEKALONGAN (PUSKAPIK)- Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kabupaten Pekalongan terus bergerak untuk memajukan prestasi olahraga. Salah satu langkahnya, pada awal Tahun 2020 menggelar pelatihan penyusunan program latihan dan pelatihan peningkatan kondisi fisik bagi pelatih cabang olahraga , menggandeng Lembaga Akreditasi Nasional Keolahragaan (LANKOR).

Pelatihan tersebut rencananya akan dilaksanakan 10- 13 Januari 2020, mengundang pemateri tingkat Nasional, antara lain Dr Lumontuarso, M Si, Direktur SOC Asia Pasifik yang juga kepala Litbang Koni Pusat dan pelatih IAAF Academy, serta Dr Devi Tirtawirya, M. Or, Dosen Pascasarjana Analisis Performa dan Pelatih Advance Strength and Coditioning ASCA.

Ketua Koni Kabupaten Pekalongan, Eko Ahmadi, mengatakan, ini merupakan pertama kalinya, Koni Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan LP2O LANKOR. “Output nya Pelatih cabang olah raga akan mendapatkan sertifikasi nasional, outcome nya semua cabang olah raga dan pelatihnya tidak asal- asalan membangun prestasi. Semuanya terukur dan terprogram dengan baik. Juga para pelatih yang sudah tersertifikasi akan diberikan tunjangan fungsional sesuai amanah UU no 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional,” katanya, Kamis sore (9/1/2020)

Pelatihan ini, lanjutnya, untuk membantu sertifikasi pelatih. Sehingga pelatih mempunyai sertifikat nasional. Dengan target 50 pelatih dari 33 cabor yang saat ini tercatat di Koni Pekalongan. “Dengan pelatihan ini, maka pelatihan akan terdata, terukur dan terprogram dengan baik,” ujar Eko.

Ketua Bidang Pendidikan dan Latihan Koni Kabupaten Pekalongan Subhan, mengatakan, pelatih mempunyai peran penting dalam meningkatkan prestasi seorang atlet. Untuk itu pelatih harus mempunyai managemen yang baik, sehat, terarah, terukur dan terbukti.
Pelatihan Penyusunan Program Latihan Dan Pelatihan Peningkatan Kondisi Fisik Bagi Pelatih Cabang Olahraga, lanjutnya, direncanakan diikuti 50 peserta.(Yon)

Scroll to top