588 Unit Huntara Bagi Warga Desa Padasari Tegal Segera Dibangun, Apa Saja Fasilitasnya?

Pemkab Tegal bangun 588 huntara korban tanah bergerak Padasari di Capar, target rampung sebelum Lebaran, 312 unit masih tunggu kajian UGM.
SLAWI, puskapik.com - Pemerintah Kabupaten Tegal akan membangun 588 unit hunian sementara (huntara) bagi warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, yang terdampak bencana tanah bergerak di tanah bengkok Desa Capar. Pembangunan akan dilakukan oleh Kementerian PU dan diharapkan selesai sebelum Lebaran.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud mengatakan, total kebutuhan huntara mencapai 900 unit, namun 312 unit lainnya masih menunggu rekomendasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk lokasi pembangunan.
Baca Juga: Satgas Bencana UPS Tegal Data Kebutuhan Pengungsi Tanah Bergerak Padasari
Huntara yang dibangun akan memiliki fasilitas lengkap, seperti toilet komunal, dapur komunal, balai desa sementara, dan tempat bermain anak-anak.
“Dari tanah bengkok Desa Capar seluas 12 hektar, yang direkomendasikan ESDM Provinsi Jateng seluas 4,7 hektar . Dan setelah dibuat site plan, hanya menampung 588 unit huntara, masih kurang 312 unit.Karena ini mendesak 588 unit akan segera dibangun oleh Kementerian PU. Harapannya sebelum lebaran sudah jadi, dan warga secara bertahap menempati huntara di Desa Capar,”terang Amir Makhmud, Rabu, 18 Februari 2026.
Amir menambahkan, saat ini UGM sedang melakukan penelitian terhadap tanah-tanah di sekitar Capar dan Padasari untuk lokasi pembangunan 312 unit huntara. Jika hasilnya memenuhi syarat , maka pembangunan 312 unit huntara segera dilakukan di lahan yang direkomnedasikan. Sebagai alternatif, Pemkab Tegal juga menyiapkan lahan di Slawi seluas 8 hektar .
“Secara prinsip dari Kementerian PU sudah siap membangun huntara, tinggal cari tanahnya,”tegasnya.
Amir menuturkan, huntara yang akan dibangun model knock down. Untuk mendirikan 900 unit huntara akan dilakukan beberapa vendor dan diperkirakan butuh waktu 3 minggu.
“Informasi dari Ke menterian PU, huntara yang dibangun model blok. Satu blok ada 12 unit rumah. Masing-masing berukuran 18 meter persegi. Setiap blok dilengkapi toilet komunal, dapur komunal,”jelasnya.
Huntara yang akan dibangun juga memiliki fasilitas lengkap, seperti fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos), balai desa sementara, tempat bermain anak-anak, tempat olahraga termasuk sekolah sementara.”Di site plannya ada semua,”terang Amir.


