Solidaritas Bencana: Pemalang Galang Bantuan untuk Longsor Cilacap dan Banjarnegara

Rabu, 19 November 2025 | 23.27
Solidaritas Bencana: Pemalang Galang Bantuan untuk Longsor Cilacap dan Banjarnegara

PEMALANG, puskapik.com – Pemerintah Kabupaten Pemalang menggalang donasi untuk membantu korban bencana longsor di Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Banjarnegara. Langkah ini merupakan bentuk solidaritas...

PEMALANG, puskapik.com – Pemerintah Kabupaten Pemalang menggalang donasi untuk membantu korban bencana longsor di Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Banjarnegara. Langkah ini merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Pemalang terhadap warga terdampak bencana alam di dua daerah tersebut. Aksi solidaritas penggalangan donasi itu juga dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Pemalang Nomor : B/100.3.4/26/BPBD/2025. Penggalangan bantuan dilakukan dibawah koordinasi dan tanggung jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang. Pemerintah daerah membuka ruang partisipasi masyarakat, organisasi, hingga pihak swasta untuk ikut memberikan dukungan. Bantuan yang dibutuhkan meliputi donasi dana serta logistik berupa beras dan paket makanan siap saji. Namun, berdasarkan hasil koordinasi dengan daerah terdampak, pemerintah mengarahkan dukungan lebih banyak berupa donasi uang. Kepala BPBD Pemalang, Andri Adi, menyebut, donasi uang disarankan lantaran kebutuhan logistik di lokasi bencana sudah mulai tercukupi. "Untuk donasi diutamakan uang, karena hasil koordinasi kami ke BPBD Banjarnegara untuk permakanan sudah mencukupi," ujarnya kepada puskapik.com, Rabu 19 November 2025. Masyarakat yang hendak ikut berdonasi bisa mentransfer ke rekening Bank Jateng 3025386417 atasnama Posko Bantuan Bencana BPBD PML atau C.P Devi Savitri (WA: 0852 2076 7576) Upaya penggalangan donasi ini diharapkan dapat mempercepat penyaluran bantuan ke lokasi terdampak serta mendukung kebutuhan penanganan darurat para korban. Diketahui, bencana longsor menerjang Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, pada Kamis 13 November 2025. Peristiwa itu menelan 16 korban jiwa dan 7 orang lainnya masih dalam pencarian. Sementara di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, longsor besar yang terjadi pada Sabtu 15 November 2025 menyebabkan puluhan rumah disana hilang. Dalam insiden itu, dua warga meninggal dunia, dan 26 orang masih dalam pencarian. Hingga kini, tim SAR masih terus melakukan operasi penyelamatan serta evakuasi di titik-titik terdampak. Pemerintah Kabuparen Pemalang berharap partisipasi masyarakat dapat meringankan beban para korban sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.

Artikel Terkait