Pasar Murah di Pemalang, Upaya Pemerintah Kendalikan Inflasi Daerah
Jumat, 14 November 2025 | 01.38

PEMALANG, puskapik.com – Dalam upaya menekan laju inflasi daerah tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Pemalang mengadakan pasar murah di Gedung Olahraga Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kamis 13 November...
PEMALANG, puskapik.com – Dalam upaya menekan laju inflasi daerah tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Pemalang mengadakan pasar murah di Gedung Olahraga Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kamis 13 November 2025.
Pasar Murah yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) itu dibuka oleh Bupati yang diwakili Kepala Diskoperindag Pemalang, Fera Djokosusanto.
Pembukaan gelaran Pasar Murah ditandai dengan penyerahan kupon secara simbolis kepada Pj Kepala Desa Asemdoyong, Edi Siswanto, dan penyerahan paket sembako kepada warga setempat.
Dalam sambutannya, Fera Djokosusanto menyampaikan, kegiatan pasar murah ini bukan sekadar bentuk bantuan, melainkan juga sarana mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
"Ini akan menjadi modal penting guna kesuksesan pembangunan daerah dan saya merasa bangga melihat semangat dan antusias masyarakat dalam menyambut pasar murah ini," ujarnya.
Soal fluktuasi harga bahan pokok di pasaran, kata dia, ada beberapa penyebab, termasuk meningkatnya permintaan masyarakat serta efek psikologis pedagang yang memicu kenaikan harga.
"Selain itu masih ditambah lagi dengan adanya dugaan kemungkinan upaya penimbunan barang kebutuhan pokok oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," jelasnya.
Untuk mengantisipasinya, maka pemerintah rutin menggelar pasar murah sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok.
"Semoga pasar murah ini dapat membantu meringankan kebutuhan dan membawa kemakmuran serta kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Sementara itu, Kabid Perdagangan Diskoperindag, Elya Puspa Purwanti, menjelaskan bahwa pasar murah ini merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah.
"Adapun 1 paket sembako terdiri dari 3 kg beras premium, 1 liter minyak goreng dan 1 kg gula pasir dengan harga 49 ribu rupiah," jelas Elya.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Salah satu warga Asemdoyong, Lina, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini dan berharap pasar murah bisa kembali diadakan.
"Ingin diadakan lagi pasar murah seperti ini karena bisa membantu warga yang tidak mampu," ucap Lina.
Program pasar murah ini turut didukung berbagai pihak, di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, TP PKK Kabupaten Pemalang, Dharma Wanita Persatuan, BUMD Kabupaten Pemalang, serta Bank BRI Cabang Pemalang, yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.



