Polres Kendal Musnahkan Ratusan Ons Bahan Pembuat Petasan di Tambang Galian C

Selasa, 24 Februari 2026 | 17.50
Serah terima barang bukti obat petasan dari Polres Kendal kepada Tim Gegana untuk dimusnahkan. edhot
Serah terima barang bukti obat petasan dari Polres Kendal kepada Tim Gegana untuk dimusnahkan. edhot

Polres Kendal musnahkan ratusan ons bahan pembuat petasan di tambang galian C Protomulyo. Disposal dilakukan tim Gegana dengan prosedur ketat jelang Ramadan.

KENDAL,puskapik.com – Barang bukti bahan pembuat petasan atau obat mercon yang diamankan jajaran Polres Kendal mulai dimusnahkan, Selasa (24/2/2026).

Pemusnahan dilakukan di area tambang galian C Pal 15, Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, yang lokasinya jauh dari permukiman warga guna menjamin keamanan.

Proses disposal dipimpin langsung oleh Ipda Agus Santoso selaku Dantim Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jateng bersama tujuh personel ahli penjinak bom.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan prosedur keamanan ketat sesuai standar operasional penanganan bahan peledak.

Baca Juga: Harga Cabai Rawit Merah di Bumiayu Masih Mahal, Bawang Ikut Naik

Adapun barang bukti yang dimusnahkan meliputi aluminium powder sebanyak 94,2 ons, belerang 60,5 ons, potassium chlorate 69,8 ons, serta obat petasan jadi seberat 113,2 ons. Bahan-bahan tersebut sebelumnya diamankan dalam rangka penindakan tindak pidana terkait peredaran bahan berbahaya.

Kanit III Tipidter Satreskrim Polres Kendal, Ipda Dewo Mardiansyach, menegaskan bahwa pemusnahan ini merupakan langkah tegas kepolisian untuk meminimalisir potensi bahaya ledakan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

“Pemusnahan ini dilakukan sesuai prosedur keamanan yang ketat oleh tim ahli dari Brimob. Kami ingin memastikan bahwa bahan berbahaya ini tidak lagi disalahgunakan,” ujar Ipda Dewo.

Ia juga mengimbau masyarakat Kabupaten Kendal, khususnya menjelang bulan suci Ramadan, agar tidak mencoba meracik, menyimpan, maupun menyalakan petasan.

“Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak mencoba-coba meracik, menyimpan, apalagi menyalakan petasan. Mari kita isi bulan Ramadan dengan kegiatan ibadah dan hal-hal positif yang bermanfaat bagi sesama, bukan dengan aktivitas yang membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait