Naik Loader di Pantai Jodo, Ahmad Luthfi–Taj Yasin Pimpin Gerakan Jateng ASRI di 35 Daerah

Selasa, 24 Februari 2026 | 15.09
Ahmad Luthfi bersama Taj Yasin Maimoen menaiki loader dan memimpin aksi bersih sampah di Pantai Jodo, Kabupaten Batang.
Ahmad Luthfi bersama Taj Yasin Maimoen menaiki loader dan memimpin aksi bersih sampah di Pantai Jodo, Kabupaten Batang.

Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen pimpin Gerakan Jateng ASRI bersih sampah serentak di 35 daerah dari Pantai Jodo Batang.

BATANG, puskapik.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen memimpin langsung aksi bersih sampah dengan menaiki alat berat jenis loader di Pantai Jodo, Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Selasa, 24 Februari 2026.

Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya Gerakan Jawa Tengah ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dilaksanakan serentak di 35 kabupaten/kota bertepatan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional.

Di lokasi kegiatan, Ahmad Luthfi tampak mengoperasikan bucket loader untuk mengeruk tumpukan sampah plastik, kayu, dan limbah rumah tangga yang menumpuk di pesisir Pantai Jodo. Taj Yasin menyertai Ahmad Luthfi dengan berdiri berpegangan di bagian pintu alat berat tersebut. Keduanya nampak kompak dalam giat bersih-bersih sampah tersebut. Sampah yang terangkat kemudian dipindahkan ke dump truck yang telah disiagakan di bibir pantai.

Baca Juga: Cegah Kemiskinan Baru, BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kerja Sama Lindungi Penggiat Masjid

Aksi tersebut diikuti lebih dari 1.000 peserta yang terdiri atas unsur TNI, Polri, perguruan tinggi, badan usaha, organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, relawan, mahasiswa, hingga masyarakat sekitar. Kegiatan serupa juga berlangsung di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah, dengan kepala daerah masing-masing memimpin langsung di wilayahnya dan terhubung secara daring.

Ahmad Luthfi menegaskan, persoalan sampah di Jawa Tengah telah masuk kategori darurat dan membutuhkan langkah konkret. Tidak sekadar komitmen di atas kertas.

“Produksi sampah di Jawa Tengah hampir 6,36 juta ton per tahun. Yang dapat diproses baru sekitar 60 persen, sisanya belum tertangani optimal. Ini harus menjadi perhatian serius kita semua,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, jajaran Forkopimda Jawa Tengah, serta Bupati Batang Faiz Kurniawan, bersama Forkopimda Kabupaten Batang. Adapun kepala daerah di 35 kabupaten/kota mengikuti secara daring.

Ia mengingatkan, Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia menuju zero waste pada 2029. Karena itu, menurutnya, Gerakan Jateng ASRI harus menjadi gerakan nyata, tidak boleh berhenti pada seremoni semata.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait