Banjir Sungai Keruh Robohkan Rumah Warga di Adisana Bumiayu

Luapan Banjir Sungai Keruh di Desa Adisana, Bumiayu Brebes, merobohkan satu rumah warga dan merendam jalan serta fasilitas umum, warga diminta tetap waspada.
BREBES, puskapik com – Luapan Banjir Sungai Keruh kembali membawa dampak serius bagi warga Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Satu rumah warga roboh setelah tergerus banjir yang datang sejak Selasa sore (3/2/2026).
Rumah yang roboh tersebut diketahui milik Faqih Maftuh, warga Desa Adisana. Peristiwa robohnya bangunan terjadi sekitar pukul 20.15 WIB, saat debit air Sungai Keruh terus meningkat seiring hujan yang turun di wilayah hulu.
Menurut keterangan warga setempat, rumah tersebut sebenarnya telah dikosongkan sejak banjir besar sebelumnya pada 23 Januari 2025. Saat itu, bagian teras rumah sudah ambrol akibat terkikis aliran Sungai Keruh yang berada tepat di bawah bangunan.
Baca Juga: Sejarah Jalan Terobosan Brebes, Dibangun Era Bupati Mardjaban
“Sejak banjir Januari lalu rumah itu sudah tidak ditempati, karena terasnya sudah runtuh. Kemarin sore banjir datang lagi, malamnya air makin besar sampai akhirnya rumah itu roboh,” ujar Ahmad, warga setempat, Rabu (4/2/2026).
Kades Adisana, Ahmad Yani, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, banjir dipicu jebolnya sodetan serta tanggul darurat Sungai Keruh yang sebelumnya dibangun sebagai langkah penanganan sementara pasca banjir 23 Januari.
“Luapan Sungai Keruh langsung masuk ke desa kami setelah sodetan dan tanggul darurat jebol. Air datang cukup deras dan cepat,” kata Ahmad Yani.
Hingga Kamis (4/2/2026), luapan banjir dilaporkan masih merendam jalan utama Desa Adisana. Derasnya arus memaksa aparat desa menutup total akses jalan tersebut demi keselamatan warga.
Tak hanya mengganggu akses transportasi, banjir Sungai Keruh juga merendam sejumlah rumah warga serta fasilitas pendidikan di desa tersebut.
Pemerintah Desa Adisana saat ini masih melakukan pendataan dampak dan kerugian akibat banjir, termasuk jumlah rumah terdampak dan fasilitas umum yang terendam. Warga diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan masih terjadi di wilayah Bumiayu dan sekitarnya.


