Realisasikan Isolasi Wilayah, WaliKota Tegal Pimpin Penutupan Jalan

0
Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono, bersama Wakil Walikota dan jajaran Forkompimda Kota Tegal, berdiri di atas MCB yang terpasang di gerbang kota, tepatnya di ruas Jalan Teuku Umar, Kelurahan Debong Kidul, Minggu sore 29 Maret 2020.FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO

PUSKAPIK.COM, Tegal – Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono, benar-benar membuktikan ucapannya untuk mengisolasi wilayah Kota Tegal. Minggu sore 29 Maret 2020, Dedy Yon bersama Jajaran Forkompinda meminpin langsung pemasangan barrier beton atau MCB di gerbang perbatasan Kota Tegal dengan Kabupaten Tegal, tepatnya di ruas Jalan Teuku Umar.

Pemasangan MCB inu merupakan realisasi kebijakan walikota untuk mengisolasi wilayah Kota Tegal guna mencegah persebaran virus corona atau Covid-19. Ini mengingat Kota Tegal sudah ditetapkan sebagai zona merah Covid-19, setelah ada kasus positif Covid-19 bebera hari lalu.

Menggunakan craine , tujuh buah MCB dipasang berjajar memblokade jalan. Selain di Jalan Teuku Umar, penutupan akses jalan menggunakan MCB juga dilakukan di 48 titik lainnya.

Dedy Yon mengatakan, isolasi wilayah rencananya akan diterapkan selama 4 bulan dimulai 30 Maret sampai 30 Juli 2020. Namun, jika pandemi Covid-19 membaik lebih cepat, maka status zona merah akan dicabut dan isolasi wilayah akan dibuka.

“Isolasi ini sifatnya kondisional, apabila nanti dipandang keadaannya membaik kita bisa saja tidak sampai empat bulan, bisa tiga, dua atau satu bulan dan blokir ini akan kita buka,” ujar walikota.

Dedy juga menghimbau seluruh masyarakat Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan sekitarnya agar menyadari semua bahwa kita sekarang sedang terkena ujian atau cobaan atau musibah.

“Kita harus menyelamatkan diri kita keluarga kita dan juga para warga kita,” katanya.

Sebagai upaya membantu pemerintah pusat untuk menangani Covid 19, walikota juga mengajak seluruh walikota, bupati dan gubernur untuk bersama sama melawan Covid 19 jangan sampai menyesal sebelum terlambat.

Kontributor : Wijayanto
Editor : Amin Nurrokhman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini