PNKT Kota Tegal Siap Berangkatkan 30 Kapal Nelayan ke Natuna

Iklan

TEGAL (PUSKAPIK) – Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT) siap memberangkatkan 30 Kapal jenis cantrang ke perairan Natuna. Saat ini 30 Kapal yang akan diberangkatkan tersebut telah melakukan verifikasi fisik dan dokumen kapal.

“30 kapal yang diminta sudah siap. Kita tinggal menunggu perlengkapan-perlengkapan yang menunjang tentang rencana Pemerintah memberikan BBM Khusus. Ini masih menunggu koordinasi dengan pihak-pihak terkait,” kata Ketua PNKT usai menggelar pertemuan dengan puluhan Nelayan Cantrang di Kantor HNSI Kota Tegal, Sabtu (01/02/2020) siang.

Menyinggung soal harga BBM, Susanto mengatakan, awalnya meminta pemerintah memberikan subsidi tapi karena terbentur oleh regulasi, permintaan itu tidak bisa dipenuhi. Pemerintah hanya memberikan harga khusus tapu soal berapa harga yang ditetapkan, masih menjadi tarik ulur. Pihaknya berharap harga BBM yang ditetapkan berkisar Rp7.000 sampai Rp8.000 per liter.

“Kalau kisarannya berapa masih tarik ulur. Kami sih berharap antara 7 (Rp7.000) sampai 8 (Rp8.000). Kita terima kasih kalau yang menjadi harapan kita dipenuhi pemerintah,” katanya.

Susanto menegaskan, keberangkatan para nelayan Tegal ke Natuna merupakan misi Merah Putih untuk menjaga kedaulatan negara. Para nelayan Tegal sangat mendukung langkah pemerintah untuk menggerakan kapal-kapal nelayan ke perairan Natuna.

“Ini adalah misi Merah Putih untuk menjaga kedaulatan negara. Apalagi perairan Natuna Utara seperti tak bertuan sehingga harus didukung dengan kegiatan-kegiatan hak berdaulat kita,” katanya.

Mengenai zonasi penangkapan (fishing ground), Susanto menyebut berada di WPP 711. Menurutnya, sempat ada penolakan dari sebagian asosiasi masyarakat terkait kedatangan para nelayan dari daerah luar. Tapi hal itu sudah bisa diselesaikan.

“Karena sudah ada regulasi, aturan. Apalagi ini untuk kepentingan negara kita harus bisa mensukseskan,” katanya. (WIJ)

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini