Hukum & KriminalSeputar JatengSeputar PanturaTegal

Polres Tegal Kota Ungkap Motif Pembunuhan Mayat Dalam Karung, Korban Diracun Pakai Ini

PUSKAPIK.COM, Tegal – Mohammad Jerry Agung, pelaku pembunuhan terhadap rekannya, Wandana, yang mayatnya ditemukan terbungkus karung di rumah seorang Dokter di Kota Tegal, Jawa Tengah, mengaku membunuh korban dengan cara meracuninya menggunakan serbuk Potasium yang sedianya akan Ia gunakan untuk bunuh diri. Niat tersangka mengakhiri hidupnya urung, setelah berkenalan dengan korban dan berniat menguasai sepeda motor dan handphone korban untuk berlebaran di kampung halaman sang istri.

Modus pembunuhan Wandana, warga Ketanggungan, Kabupaten Brebes, diungkap Polisi dalam gelar ungkap kasus, Minggu siang , 30 April 2023. Tersangka Mohammad Jerry Agung, warga Desa Kedungwungu, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menghabisi nyawa rekannya yang dikenal melalui media sosial itu dengan cara meracuni korban menggunakan minuman kopi yang dicampur serbuk Potasium.

Tersangka menjelaskan, pada tanggal 22 April 2023, Ia mengajak korban main ke rumah milik seorang yang di jaganya, di Jalan Dukuh Gang 1, Kelurahan Pekauman, Kota Tegal. Tersangka kemudian menyuguhkan kopi yang telah dicampur potasium. Setelah meminum Kopi, korban langsung merasakan kesakitan pada tenggorokan dan sulit bernafas.

Tersangka sempat membawa korban ke kamar mandi dan meminta korban untuk memuntahkan kopi yang diminumnya. Namun, tersangka keburu jatuh tersungkur tak bernyawa. Tersangka bahkan sempat mencicipi kopi yang diminum korban, dan merasakan efek leher terbakar. Namun Ia hanya mencicipi sedikit sehingga tidak sampai fatal.

“Sempat saya bawa ke belakang biar muntah, tapi malah jatuh tersungkur,” ujar tersangka.

Tersangka kemudian membungkus mayat korban menggunakan karung yang Ia temukan di dalam rumah. Setelah meletakan mayat korban di kolong tempat tidur, tersangka langsung kabur ke Pemalang menggunakan motor korban. Tersangks juga mengambil Handphone dan dompet korban. Setelah ramai kabar penemuan mayat korban, tersang kembali ke Tegal dan akhirnya diringkus Tim Buser Satreskrim Polres Tegal Kota di sebuah Mushola di Desa Mejasem, Tegal.

“Saya bingung, akhirnya mayatnya saya bungkus karung. Kepalanya dulu yang masuk karung baru kakinya saya tekuk,” terang tersangka.

Potasium yang digunakan meracuni korban, sedianya akan gunakan tersangka untuk bunuh diri lantaran tekanan eknonomi. Tersangka terus ditelpon Istrinya untuk pulang saat Lebaran. Niat tersangka mengakhiri hidupnya urung, setelah berkenalan dengan korban dan berniat menguasai sepeda motor dan handphone korban untuk berlebaran di kampung halaman sang istri.

“Saya beli potasium di online. Sebenarnya mau saya pakai untuk bunuh diri. Tapi teringat anak saya jadi urung,” kata tersangka.

Kapolres Tegal AKBP Jaka Wahyudi mengatakan, pengungkapan Identitas korban yang sempat disangka sebagai Mohammad Jerry Agung, berkat petunjuk rekaman CCTV dan informasi dari masyarakat. Korban Wandana ternyata sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak malam Lebaran. Polisi semakin yakin, korban adalah Wandana setelah mencocokan pakaiannya dengan foto korban semasa hidup.

“Motifnya karena ingin menguasai motor korban untuk lebaran di kampung halaman istrinya di desa Kedungwungu,” jelas Kapolres.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain sepeda motor korban, sisa potasium, handphone dan dompet korban, serta karung yang digunakan untuk membungkus korban. Akibat perbuatannnya, Tersangka dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun.

“Pasal yang kita kenakan 365 KUHP, ancaman maksimal 15 tahun,” terang Kapolres.

Kontributor : Wijayanto

Admin Puskapik

Pemimpin Umum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *