Cegah Perang Sarung, Anggota DPRD Pemalang Minta Aparat Perketat Patroli

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Anggota DPRD Pemalang, Mokhammad Safi’i, meminta aparat Kepolisian dan Satpol PP mengintensifkan patroli wilayah saat malam hari selama Ramadan guna mengantisipasi aksi perang sarung antar remaja.

Aksi kenakalan remaja yang kerap terjadi seusai Salat Tarawih itu dinilai perlu mendapat penanganan khusus. Pasalnya, selain meresahkan warga, aksi tersebut juga berpotensi tinggi menimbulkan korban.

“Kita tentu prihatin dengan maraknya perang sarung ini. Kalau itu sudah masuk ke ranah persoalan ketertiban ya bukan hanya Satpol PP, tapi juga aparat penegak hukum.” ungkapnya kepada puskapik.com, Senin 27 Maret 2023.

“Kalau lama-lama dibiarkan itu bisa menjadi perbuatan kriminal. Maka, harus kita perketat penjagaannya dengan patroli. Jangan sampai sudah kejadian baru ke lokasi.” imbuhnya.

Wakil rakyat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga mengingat insiden perang sarung yang berujung pengeroyokan di depan Kantor Bupati-Wakil Bupati Pemalang yang terjadi saat Ramadan 2022 lalu dan sempat viral.

“Jangan sampai memakan korban, jadi harus diantisipasi betul.” tegas Safi’i.

Dikatakan Safi’i, sektor pendidikan juga ikut bertanggung jawab dalam upaya mencegah aksi kenakalan remaja itu, karena mayoritas pelaku perang sarung tersebut masih duduk di bangku SMP dan SMA.

“Berikan penyuluhan-penyuluhan kepada mereka mumpung suasana Ramadan, mungkin melalui pesantren kilat, agar jangan sampai mereka masuk ke persoalan hukum.” tutupnya.

Sementara itu Kabid Tibumtranmas Satpol PP Pemalang, Agus Mulyadi, menuturkan, selama bulan Ramadan pihaknya menerjunkan personel untuk berjaga di pusat kota yang merupakan titik-titik rawan perang sarung.

“Setiap malam seusai Tarawih personel kami berjaga di Alun-alun dan Jalan Surohadikusumo (Depan Kantor Bupati-Wakil Bupati) yang tahun-tahun kemarin jadi tempat perang sarung, itu sampai pagi.” terang Agus Mulyadi.

“Kami juga bersinergi dengan Polres, untuk penjagaan di Alun-alun dan Masjid Agung Pemalang. Tiap pagi kami juga antisipasi perang balon air.” imbuhnya.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top