Bupati Tak Kembalikan ‘Pemalang Ikhlas’, AMPERA Ancam Kepung Pendopo

Advertisement

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Keukeuhnya Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, yang tak mau mengembalikan motto ‘Pemalang Ikhlas’ pada gapura mengundang reaksi sejumlah kalangan.

Setelah aksi anggota DPRD memboikot rapat paripurna, giliran Aliansi Masyarakat Pemalang Raya (AMPERA) yang akan mengerahkan ribuan massanya mengepung Pendopo Kabupaten Pemalang.

Menurut Koordinator AMPERA, Heru Kundhimiarso, bupati tidak seharusnya bertindak konyol mempertahankan kebijakan yang jelas-jelas ditolak mayoritas masyarakat.

“Wakil Rakyat sudah bereaksi, publik juga sudah bersuara, kalau masih ngotot, kami (AMPERA) akan kerahkan ribuan massa ke pendopo untuk memaksa bupati mengembalikan ‘Pemalang Ikhlas’.” tegasnya, Senin 18 Juli 2022, siang.

AMPERA menilai penggantian motto pembangunan ‘Pemalang Ikhlas’ menjadi ‘Pemalang Aman’ pada Gapura Gandulan tidak memiliki legal standing dan dasar hukum yang jelas.

“Jika ‘Pemalang Aman’ adalah visi Bupati seperti tertuang dalam RPJMD 2021, maka bisa disosialisasikan di tempat lain, tanpa harus mencopot dan mengganti tulisan motto “Pemalang ‘Ikhlas’ pada gapura.” jelasnya.

Dikatakan Kundhi, Bupati Pemalang seharusnya tidak melakukan kebijakan yang gegabah, karena mengganti motto ‘Pemalang Ikhlas’ sama saja tidak menghargai sejarah dan sesepuh Kabupaten Pemalang.

“Kami meminta wakil rakyat untuk mengambil langkah-langkah sesuai kewenangannya untuk menyikapi persoalan ini.” ujarnya.

AMPERA meminta Bupati Mukti Agung Wibowo beserta jajaran Pemerintah Daerah untuk lebih fokus membenahi kinerjanya, terutama perbaikan infrastruktur jalan yang saat ini mendesak untuk dibenahi.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi

Bagikan :

1 thought on “Bupati Tak Kembalikan ‘Pemalang Ikhlas’, AMPERA Ancam Kepung Pendopo

  1. DeniseE - Sabtu, 13 Juli 2024 | 08:06 WIB

    I like this blog very much, Its a really nice position to read and
    obtain information.Blog monry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!