Ramai Diprotes, Bupati Bakal Kembalikan ‘Pemalang Ikhlas’ di Gapura Gandulan

Advertisement

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, memutuskan bakal memasang kembali tulisan ‘Pemalang Ikhlas’ pada Gapura Gandulan setelah ramai diprotes warganya.

Keputusan itu muncul setelah terjadi aksi pemboikotan Rapat Paripurna oleh anggota DPRD hingga ancaman unjuk rasa besar-besaran oleh Aliansi Masyarakat Pemalang Raya (AMPERA).

“Pak Bupati (Pemerintah Kabupaten Pemalang) akan kembali memasang tulisan ‘Pemalang Ikhlas’ di Gapura Gandulan.” tegas Yanuar Nitbani, Kepala Diskominfo Pemalang dalam konferensi pers, Senin 18 Juli 2022, sore.

Yanuar Nitbani menerangkan, nantinya pada gapura tersebut, tulisan ‘Pemalang Ikhlas’ akan ditambahkan dan ditempatkan di atas tulisan ‘Pemalang Aman’.

“Itu nantinya tulisan Pemalang Ikhlas akan dipasang  paling atas dan bawahnya visi ‘Pemalang Aman’. Saat ini Disperkim sedang mendesain yang terbaik, hari ini dikebut.” jelasnya.

Dikatakan Yanuar, keputusan ini diambil Bupati untuk memenuhi aspirasi masyarakat yang gencar disampaikan di media sosial bahkan aksi unjuk rasa dan juga aspirasi DPRD Pemalang.

“Kemudian yang kedua adalah untuk menghargai jasa bupati-bupati pemalang pendahulu yang telah menelurkan motto Pemalang Ikhlas.” jelasnya.

Menurut Yanuar, dimungkinkan kombinasi tulisan ‘Pemalang Ikhlas’ dan ‘Pemalang Aman’ juga bakal diterapkan di gapura-gapura lainnya.

Terpisah Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Pemalang, Ramdhon, mengatakan, saat ini desain penambahan tulisan Pemalang Ikhlas pada Gapura Gandulan tengah dikerjakan.

“Kita desain dahulu, ya mudah-mudahan minggu ini selesai, yang jelas Pak Bupati menghendaki di atas itu ada tulisan Pemalang Ikhlas.” terangnya saat dihubungi via telepon.

Diberitakan sebelumnya, Senin 18 Juli 2022, Rapat paripurna DPRD Pemalang gagal digelar akibat puluhan anggota DPRD tak hadir (non-kuorum). Hanya ada 3 pimpinan dan 8 anggota DPRD yang hadir.

Gagal digelarnya rapat paripurna dengan agenda persetujuan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Pemalang 2021 itu disebut-sebut buntut Bupati keukeuh tak kembalikan ‘Pemalang Ikhlas’.

Setelah aksi anggota DPRD memboikot rapat paripurna, Aliansi Masyarakat Pemalang Raya (AMPERA) juga mengancam bakal mengerahkan ribuan massanya mengepung Pendopo Kabupaten Pemalang.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!