Kompleks Makam Amangkurat I di Tegal Bakal Disulap Jadi Tempat Wisata Religi
- calendar_month Sen, 30 Agu 2021

Bupati Tegal Umi Azizah (hijab merah) saat menghadiri tradisi penjamasan langse makam Amangkurat I di Tegalwangi, Desa Pesarean, Kabupaten Tegal, Minggu siang, 29 Agustus 2021. FOTO/PUSKAPIK/SAKTI RAMADHAN

Pengageng Parentah Kasunanan Surakarta, KGPH Adipati Dipokusumo, menjelaskan, penjamasan langse merupakan adat tradisi turun temurun Kasunanan Surakarta yang diselenggarakan setiap bulan Suro. Selain mengganti langse, para kerabat Kraton yang hadir juga menggelar doa tahlil dan zikir di makam.
“Tentu saja ini berharap, bermanfaat sebesar-besarnya untuk kegiatan kebudayaan di Kabupaten Tegal ini,” ujar KGPH Adipati Dipokusumo.
Dalam sejumlah literasi, Amangkurat I merupakan salah satu tokoh penting pendiri Kabupaten Tegal. Amangkurat I pernah bertahta sebagai Raja Kesultanan Mataram 1646 – 1677. Amangkurat meninggal dalam pelariannya saat terjadi pemberontakan Trunojoyo di wilayah Kesultanan Mataram.
Pelarian Amangkurat I membuatnya jatuh sakit. Amangkurat I meninggal pada 13 Juli 1677 di desa Wanayasa, Banyumas dan berwasiat agar dimakamkan dekat gurunya di Tegal. Karena tanah daerah tersebut berbau harum, maka desa tempat Amangkurat I dimakamkan kemudian disebut Tegalwangi atau Tegalarum.
Kontributor: Sakti Ramadhan
Editor: Faisal M
- Penulis: puskapik