Kabar Baik, Brebes Tak Lagi Zona Merah Covid-19

Iklan

PUSKAPIK.COM, Brebes – Status zona merah Covid-19 Kabupaten Brebes, kini menurun menjadi orange. Selama penerapan PPKM Darurat sejak 3 Juli 2021, Bed Ocupansi Rate (BOR) dan Positif Rate rumah sakit di Brebes, mengalami penurunan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Brebes, dr Sri Gunadi Purwoko mengungkap, dibanding awal diberlalukan PPKM Darurat, jumlah positif rate mengalami penurunan signifikan. Sri Gunadi mencontohkan, pada tanggal 5 dan 13 Juli angka harian mencapai 103 kasus. Tren adanya penurunan ini, lanjut Sri Gunadi terlihat sejak satu minggu kemarin. Sebagai contoh, tanggal 19 Juli angka harian tercatat sebanyak 71 kasus.

Positif rate hari Minggu kemarin, angkanya juga makin turun yakni sebanyak 65 pasien. Dwri 65 kasus baru itu, 58 diantaranya dirawat, dan 7 menjalani isoman.

“Kasus positif harian memang turun dan sekarang statusnya sudah orange. Awal awal PPKM Darurat masih tinggi rata rata diatas 100 per hari. Pada tanggal 5 dan 13 Juli tambahan sebanyak masing masing 103 kasus perhari. Sepekan kemarin tren-nya sudah mulai turun. Pada 19 Juli angka harian 71 kasus dan hari Minggu kemarin turun lagi menjadi 65 kasus. Hari ini mudah mudahan semakin turun,” ungkap Sri Gunadi di kantornya, Senin 26 Juli 2021.

Secara keseluruhan, kata Sri Gunadi, jumlah pasien yang masih dirawat sebanyak 354 orang. Mereka dirawat di berbagai rumah sakit baik di Brebes maupun luar Brebes. Sedangkan yang menjalani isolasi mandiri, kini tersisa 206 orang.

“Seriap hari semakin banyak yang sembuh dan sekarang yang dirawat 354 orang dan 206 orang isoman. Mereka itu akumulasi dari penambahan harian selama ini,” tuturnya.

Sementara, BOR dan angka kematian di sejumlah rumah sakit rujukan COVID-19 saat ini sudah menurun. Wadir Pelayanan RSUD Brebes, dr Aries Suparmiati, dari 201 bed yang ada, 73 bed diantaranya kosong. Sementara 128 bed sampai hari ini masih terisi.

“Beberapa hari kemarin, sekitar satu minggu lalu masih penuh. 201 bed full semua. Namun sekarang sudah mulai turun BORnya, 73 bed sudah kosong,” terangnya.

Meski BOR sudah mulai turun, angka kematian harian di RSUD Brebes masih belum berubah dibanding saat PPKM Darurat belum diberlakukan. Menurut Aries Suparmiati menjelaskan, kematian rata rata masih pada angka 10 orang per hari.

“Kematian masih belum berubah, 10 orang per hari. Karena memang mereka masuk dalam kondisi sudah parah,” tandasnya.

Sementara di Rumah Bhakti Bhakti Asih, BOR masih 100 persen. Artinya dari 60 bed yang tersedia saat ini masih penuh terisi. Dirut RS Bhakti Asih, Khosiatun Azmi mengatakan, meski BOR masih 100 persen, namun jumlah daftar tunggu sudah mulai berkurang.

Sebelumnya rata rata daftar tunggu yang masuk tiap hari 30 orang. Sejak beberapa hari kemarin hanya rata rata 2 orang per hari. Untuk rata rata kematian, Azmi menyebut sudah turun dari 5 orang perhari menjadi 1 orang.

Kontributor: Fahri Latief
Editor: Amin Nurrokhman

 

 

 

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini