Kasus Covid-19 Melonjak, Pemalang Wacanakan Kembali Berlakukan Jam Malam

0
Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, ditemui puskapik.com, Rabu 23 Juni 2021.FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Pemalang belakangan ini kembali melonjak, memungkinkan adanya kebijakan yang tegas dari Pemkab.

Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Pemalang masih terus melakukan monitoring dan evaluasi Pelaksanaan PPKM Mikro di desa-desa.

Update kasus Covid 19 Kabupaten Pemalang hingga tanggal 22 Juni 2021, sudah ada 5.570 orang positif Covid-19, 4.572 diantaranya sudah sembuh, dan meninggal 332 orang.

Dari data update tersebut, ada 666 orang yang masih menjalani perawatan (533 orang isolasi mandiri dan 133 orang dirawat di fasyankes).

Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, menuturkan, saat ini situasi dan kondisi pandemi Covid-19 di Pemalang sangat memprihatinkan.

“Kami melihat secara langsung, mendengar informasi di lapangan bahwa peningkatannya sangat signifikan,” ujar Agung, ditemui puskapik.com, Rabu 23 Juni 2021.

Bupati berharap nantinya mikro lockdown efektif diterapkan desa-desa di Kabupaten Pemalang, terutama yang beberapa penduduknya terpapar Covid-19.

“Karena agar masing-masing desa, terutama yang penduduknya, beberapa rumah ada yang terpapar, tidak menyebar kemana-mana,” jelas Agung.

Bahkan, jika situasi dan kondisi pandemi Covid-19 ini makin mendesak dan darurat, Pemkab akan mengeluarkan kebijakan yang tegas, seperti jam malam.

“Sangat memungkinkan, kemarin dari vidcon dari Pak Gubernur sudah memerintahkan untuk diberlakukan jam malam,” terang Bupati Agung.

Tahun 2020 lalu, Kabupaten Pemalang sendiri pernah memberlakukan kebijakan jam malam pada 27 Mei – 9 Juni. Saat itu, kegiatan masyarakat dibatasi dari jam 21.00 – 04.00 WIB, seluruh penerangan di jalanan perkotaan dipadamkan.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi
Editor: Amin Nurrokhman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini