2 Kali Gagal Berangkat, Calon Jemaah Haji Pemalang Ikhlas dan Pasrah

Iklan

PUSKAPIK.COM, Pemalang- Mokhamad Ibnu Maskuri, warga kelurahan Beji, Kecamatan Taman, Pemalang, adalah satu di antara ratusan jemaah haji asal Pemalang yang gagal berangkat tahun ini.

Kepada puskapik.com Kamis 10 Juni 2021, ia menyampaikan, menerima keputusan pemerintah meskipun ada kekecewaan yang dia rasakan.

“Kalau kecewa itu pasti, namun ibadah haji adalah ibadah yang sakral dan membutuhkan keikhlasan. Apapun rumor alasan pembatalan yang ada di media intinya Allah belum mengizinkan, dan saya ikhlas,” ungkapnya.

Ibnu mengatakan, jika sesuai rencana dia beserta kakak dan adiknya berangkat tahun lalu. Ia mendaftar haji dari tahun 2010 dan telah lunas pembayaran tahun lalu.

“Soal uang pembayaran haji memang disarankan bisa diambil namun hanya pelunasannya saja. Namun kami sepakat untuk tidak mengambilnya, bahkan tahun lalu juga seperti itu,” ujarnya.

Ia mengaku intens mengikuti pemberitaan terkait pemberangkatan haji tahun ini melalui beberapa media. Menurutnya keputusan yang diambil oleh pemerintah sudah tepat.

“Yang saya dengar begini, jadi Arab saudi sampai saat ini belum memutuskan secara resmi apakah membolehkan jemaah haji asal negara lain termasuk Indonesia. Pertimbangan pemerintah mungkin dalam hal persiapan, kami juga belum tahu jika jadi dilaksanakan metodenya seperti apa, persiapannya seperti apa karena mengingat situasi yang masih dalam masa pandemi,” ujarnya.

Seperti diketahui, Indonesia secara resmi tidak akan memberangkatkan ibadah haji 1442 H/2021 M. Pembatalan ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021.

Di kabupaten Pemalang ada 650 jemaah yang terdaftar dan menunggu untuk siap diberangkatkan. Pembatalan ini adalah kali keduanya setelah tahun lalu pemerintah juga memutuskan untuk tidak memberangkatkan ibadah haji.

Penulis : Baktiawan Candheki
Editor: Amin Nurrokhman

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan