AMPP Siap Bela Karang Taruna Gondang Pemalang atas Dugaan Kriminalisasi

Ketua AMPP Siswanto mendampingi Ketua Karang Taruna Putera Seket (Desa Gondang) Warsito dalam konferensi pers di salah satu Kedai di Jalan Raya Desa Sokawangi, Taman, Pemalang, Senin, 3 Mei 2021. FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI
Iklan

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Aliansi Masyarakat Peduli Pemalang (AMPP) siap membela Karang Taruna Putera Seketi, Desa Gondang, Taman, Pemalang, yang diduga dikriminalisasi. Pengurus Karang Taruna Putera Seketi sebelumnya dilaporkan ke Polres Pemalang atas dugaan penggelapan uang hasil retribusi parkir di Pasar Gondang sejak 2018-2021.

“Mereka pun bagian dari AMPP, yang beberapa waktu lalu kita bergerak untuk menyampaikan ke jajaran aparat penegak hukum, berkaitan dengan perjudian togel yang merupakan penyakit masyarakat,” kata Ketua AMPP Siswanto dalam konferensi pers di salah satu Kedai di Jalan Raya Desa Sokawangi, Taman, Pemalang, Senin, 3 Mei 2021.

Siswanto mengaku tak menyangka, aksi penolakan judi togel yang juga diikuti Karang Taruna Desa Gondang itu berujung pada upaya kriminalisasi. Ia yakin laporan dugaan penggelapan terhadap Karang Taruna Putera Seketi itu tak memenuhi unsur hukum.

“Sangat memprihatinkan, ini juga rasa kepedulian kita bersama Karang Taruna Gondang, kita akan melakukan langkah-langkah hukum. Jangan sampai, bahwa Polri dalam hal ini Kepolisian Resor Pemalang hanya sebagai tangan panjang terhadap kepentingan seseorang untuk mengkriminalisasi terhadap orang lain,” ujar Siswanto.

Baca juga: Karang Taruna Gondang Pemalang Merasa Dikriminalisasi Pasca Suarakan Tolak Togel

Upaya pembelaan terhadap Karang Taruna Putera Seketi, kata Siswanto, bukan tanpa dasar. AMPP menyaksikan kegiatan-kegiatan karang taruna ini.

“Saya sebagai saksi hidup kegiatan Karang Taruna Gondang. Di mana mereka selama ini yang saya ikuti, dan saya terjun langsung, dalam pergerakan kegiatan karang taruna. Pergerakan sosial, kemanusiaan, sosial keagamaan, mereka jelas-jelas melakukan itu semua,” kata Siswanto.

Termasuk juga santunan yatim piatu, kegiatan olahraga, dan kepemudaan. Mereka juga melakukan gerakan bersih-bersih kampung, serta penyediaan 1000 tong sampah untuk warga.

Sumber dana kegiatan itu, merupakan realisasi dari hasil retribusi parkir di Pasar Gondang.

Penulis: Eriko Garda Demokrasi
Editor: Faisal M

Iklan

Tinggalkan Balasan