PT LAS Serahkan Gaji dan Jaminan ABK yang Hilang di Mauritius Kepada Keluarga
- calendar_month Rab, 17 Mar 2021

Penyerahan gaji dan jaminan kepada keluarga Petrus Crisologus Tunabenahi, ABK yang diduga hilang kontak di Kepulauan Mauritius sejak beberapa pekan terakhir di kantor BP2MI Pemalang, Rabu siang, 17 Maret 2021. FOTO/PUSKAPIK/BAKTIAWAN CANDHEKI

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Perusahaan penempatan kerja pelayaran, PT Lumbung Artha Segara (LAS) Pemalang dipertemukan dengan salah satu keluarga Anak Buah Kapal (ABK) atas nama Petrus Crisologus Tunabenahi yang diduga hilang kontak sejak beberapa pekan terkahir di Kepulauan Mauritius.
Dari informasi yang didapat, Petrus Crisologus Tunabenahi, warga Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) diberangkatkan oleh PT LAS Pemalang beberapa tahun lalu. Piter panggilan akrabnya, seharusnya sudah selesai kontrak bekerja dari salah satu agen kapal Taiwan di akhir Februari lalu. Namun sampai saat ini, Piter belum sampai ke Indonesia. Terkait hal ini, pihak keluarga berusaha mendapatkan informasi lebih lanjut kepada pihak perusahaan.
Pertemuan yang difasilitasi oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pemalang ini digelar di kantor BP2MI, Kelurahan Beji Kecamatan Pemalang, Rabu siang, 17 Maret 2021.
Perwakilan keluarga Piter, Gabriel mengatakan, pihak keluarga sangat mengapresiasi pihak perusahaan khususnya Darmanto, Direktur Utama PT LAS mau mendatangkan pihak keluarga Piter.
“Ini merupakan itikad baik belum tentu perusahaan lain mau melakukan hal ini. Hari ini juga perusahaan berjanji akan menyesaikan pembayaran hak-hak Piter yang belum terselesaikan kepada pihak keluarga,” kata Gabriel.
Lebih lanjut, Gabriel menyampaikan ada 2 hal yang menjadi pertanyaan pihak keluarga terkait peristiwa tersebut. Pertama, keluarga meminta penjelasan dari pihak-pihak terkait tentang kejelasan nasib Piter saat ini. Kedua, keluarga meminta klaim asuransi yang bersangkutan untuk segera diupayakan jika ternyata hal buruk terjadi kepada Piter.
- Penulis: puskapik