Walikota Semarang Kaget, Jumlah Pompa Menyusut

0
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi saat meninjau kondisi pompa penyedot banjir di Kelurahan Trimulyo Kecamatan Genuk, Semarang, Senin 1 Maret 2021.FOTO/PUSKAPIK/WAWAN H

PUSKAPIK.COM, Semarang – Setelah dilantik, Walikota Semarang Hendrar Prihadi kembali bekerja. Senin 1 Maret 2021, Walikota yang akrab disapa Hendi ini kembali membereskan persoalan banjir yang beberapa hari ini menerjang beberapa titik di Kota Semarang.

Hendi melakukan tinjauan lapangan, salah satunya ke Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk yang saat banjir kondisinya cukup parah. Walikota yang tiba jam 7 pagi, diikuti oleh jajaran Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang langsung mengecek saluran dan pompa-pompa di daerah Trimulyo, Genuk.

Dirinya menuturkan, pengecekan dilakukan
guna memastikan seluruh pompa dioptimalkan agar genangan air di daerah Genuk segera surut. Menurut Hendi, upayanya tersebut juga termasuk dalam rangka
melaksanakan perintah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang meminta dirinya untuk menyalakan seluruh pompa penyedot air di Kota Semarang.

Namun, Hendi justru kaget, mengetahui bahwa pompa yang ada bukannya bertambah, namun justru berkurang. “Seharusnya ada pompa tambahan satu di sini, namun kitacari kok nggak ada, ternyata diarahkan ke daerah luar Semarang, masih di Jawa Tengah. Ini salah satu contoh yang akan kita gunakan untuk evaluasi, bahwa kita kekurangan pompa. Maka kami berharap BBWS
(Pewali Juwana) maupun Pemerintah Provinsi untuk membantu,” tutur Hendi saat berada di sungai Babon.

Di lokasi, Hendi lantas meminta Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang untuk melakukan koordinasi intensif dengan BBWS Pemali Juana dan Pemerintah Provinsi,
dengan harapan salah satu pompa yang semula berada di Sungai Babon bisa kembali digunakan untuk penanganan titik genangan di wilayah tersebut.

Sebelumnya, usai dilantik kembali sebagai Wali Kota Semarang, Hendi juga menyatakanakan melakukan evaluasi total dalam beberapa kali kejadian banjir yang terjadi beberapa minggu terakhir.

“Memang masyarakat sudah tidak sabar dengan kejadian
banjir ini, selama 1-2 minggu ini akan dilakukan evaluasi total, apakah nanti sistemnya yang diperbaiki atau orangnya,” tekan Hendi.

Sementara itu menanggapi pembangunan Tol Semarang Harbour, Hendi menceritakan jika proyek sudah dimulai. “Sudah jalan. Sekarang ini infonya sedang mengerjakanpembangunan di daerah Demak. Info dari Kementerian, tahun ini masuk pengerjaan di wilayah Semarang. Mudah-mudahan segera jalan di tahun ini,” harap Hendi.

Semarang Tol Harbour merupakan proyek pembangunan Tol yang menghubungkan Kabupaten Kendal, Kota Semarang dan Demak. Rencananya, konstruksi tol akan dimulai pada tahun 2021 dan beroperasi pada 2023.
Tol ini terintegrasi dengan Tanggul Laut dan Polder. Adapun tujuan pembangunan tol Semarang Demak tersebut di samping untuk mengatasi kemacetan dan mendorong pertumbuhan ekonomi dengan mobilisasi logistik juga sebagai upaya mengatasi abrasi air laut, dan memenuhi kebutuhan air bersih khususnya bagi masyarakat di Kota Semarang.

Penulis: Wawan Hermawan
Editor: Amin Nurrokhman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini