Sekdes Meninggal Terpapar Corona, Balai Desa Ditutup

0
FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO

PUSKAPIK.COM, Tegal – Balai Desa Pekauman Kulon, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal disemprot cairan disinfektan, Senin siang, 23 November 2020. Ini dilakukan oleh tim Satgas Covid-19 desa dibantu Komandan Koramil Dukuhturi, Kapten Inf Radiono, Kapolsek Dukuhturi Iptu Bambang Marsudiyanto serta Kepala Desa Pekauman Kulon, Sunarto.

Sunarto menjelaskan, penyemprotan dilakukan menyusul sekretaris desa meninggal dunia terinveksi Covid-19.

“Meninggal pada hari Sabtu sepekan lalu. Positif Covid,” kata Sunarto.

Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, pihaknya rutin melakukan penyemprotan disinfektan di tempat pelayanan publik dan tempat lainnya. Selain itu, pihaknya juga menutup pelayanan balai desa selama 4 hari, mulai Senin, 23 November 2020 hingga Kamis, 26 November 2020.

“Pelayanan akan dibuka kembali Jumat. Tapi kita akan melakukan pelayanan dengan sistem WFH (work form home),” ucapnya.

Kasi PMD Kecamatan Dukuhturi, Adi Darisman mengatakan, saat ini wilayah Kecamatan Dukuhturi dikategorikan sebagai zona merah Covid-19. Hal itu karena kasus corona cukup tinggi. Dia merinci, di Desa Kademangaran terdapat 15 kasus Covid-19, di Desa Pepedan 22 kasus, Karanganyar 16 kasus, Dukuhturi 24 kasus, Kepandaian 7 kasus, Sutapranan 3 kasus, Bandasari 5 kasus, Sidakaton 5 kasus, dan Desa Kupu, Ketanggungan, Lawatan, Grogol masing-masing 1 kasus. Kemudian di Desa Sidapurna, Debong Wetan, Pengarasan, Pengabean, Pekauman Kulon dan Pagongan masing-masing 2 kasus.

“Upaya pencegahannya, kami rutin melakukan operasi yustisi,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Kapolsek Dukuhturi, Iptu Bambang Marsudiyanto. Menurutnya, operasi yustisi dilakukan setiap hari. Selain dengan tim gabungan dari Pemkab Tegal dan TNI, pihaknya juga kerap berpatroli ke wilayah hukumnya untuk melakukan swiping terhadap warga yang tidak patuh dengan protokol kesehatan.

“Kami selalu mengimbau warga supaya tetap menerapkan 3M. Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun,” pungkasnya.

Kontributor: Wijayanto
Editor: Amin Nurrokhman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini