Wartawan Kota Tegal Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Positif Covid-19 yang Isolasi Mandiri

0
Forum Wartawan Sekber Kota Tegal, memberikan bantuan untuk pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri, Kamis siang, 29 Oktober 2020. FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO

PUSKAPIK.COM, Tegal – ‎Forum Wartawan Sekretariat Bersama (Sekber) Kota Tegal, memberikan bantuan untuk pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri, Kamis siang, 29 Oktober 2020. Penyaluran bantuan dimaksudkan agar mereka fokus menjalani isolasi mandiri untuk proses kesembuhan.

‎Bantuan antara lain disalurkan di Kelurahan Slerok dan Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur. Bantuan yang disalurkan berupa sembako di antaranya beras, minyak goreng dan gula.

“Saya sudah isolasi mandiri sejak Selasa, 27 Oktober 2020 tapi belum pernah dapat bantuan dari Pemkot Tegal,” ujar Romli warga RT 09/RW 03 Kelurahan Slerok, yang menjalani isolasi mandiri setelah dinyatakan positif Covid-19.

Sementara itu di Kelurahan Kejambon, bantuan disalurkan kepada tujuh keluarga yang sedang menjalani isolasi mandiri RT 02/RW 02. Mereka rata-rata sudah menjalani isolasi mandiri selama sekitar sepekan.

Selama kurun waktu itu, mereka mengandalkan bantuan dari‎ gotong-royong warga‎ setempat untuk kebutuhan sehari-hari karena tidak ada bantuan‎ dari pemerintah.

“Alhamdulillah di sini Jogo Tonggonya berjalan baik. Kami diantar makanan,” ujar salah satu warga yang menjalani isolasi mandiri, Muhamad Alif (27).

‎Alif positif Covid-19 diduga tertular dari istrinya yang lebih dulu terinfeksi virus corona. Sang istri, Lusiana (25) sudah meninggal pada Senin, 26 Oktober 2020 setelah sempat dirawat di RS Mitra Siaga Kabupaten Tegal.

Selain Alif, dalam satu rumah yang ditinggali terdapat delapan orang lain yang juga menjalani isolasi mandiri. ‎”Satu rumah ada enam orang yang positif termasuk saya,” ujarnya.

‎Koordinator penyaluran bantuan, Rosvitarini mengatakan, bantuan yang disalurkan berasal dari iuran wartawan dan donasi dari masyarakat yang peduli terhadap pencegahan penyebaran Covid-19.

‎Menurut dia, penyaluran bantuan ini berawal dari keprihatinan para awak media yang sehari-hari bertugas di Kota Tegal ketika meliput penanganan Covid-19.

“Di lapangan kami mendapati pasien positif yang sedang isolasi mandiri tidak mendapat bantuan dari pemerintah. Padahal, selama isolasi mandiri kebutuhan ‎mereka harus terpenuhi agar isolasi mandiri bisa berjalan efektif,” ujarnya.

‎Wartawan salah satu media online itu berharap paket sembako yang disalurkan bisa membantu mencukupi kebutuhan pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri sehingga mereka tidak perlu keluar rumah. Rencananya, ada 200 paket sembako yang akan disalurkan.

“Beberapa waktu lalu ada pasien positif yang sedang isolasi mandiri tapi terpaksa keluar rumah untuk menarik becak karena tidak dapat bantuan. Padahal, ia harus memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Ini menjadi keprihatinan kami sebagai wartawan,” ujar Vita.

‎Sementara itu, berdasarkan data Pantauan Covid-19 Kota Tegal, hingga Kamis (29/10) jumlah warga Kota Bahari yang positif mencapai 403 orang. Dari jumlah itu, 26 orang dirawat, 77 orang isolasi mandiri, 275 orang sembuh, dan 25 orang dirawat.

Kontributor: Wijayanto
Editor: Faisal M

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini