Minggu, 31 Agu 2025
light_mode

Ubah Sampah Jadi Pundi Rupiah, Yuk Nabung di Bank Sampah

  • calendar_month Jum, 18 Sep 2020

“Masyarakat bisa mulai memilah sampah rumah tangga di antaranya sampah organik dan yang bisa didaur ulang dimana sampah yang sudah dipilah oleh masyarakat, bisa disetor ke bank sampah induk. Di sana, sampah bernilai ekonomi seperti botol plastik, kardus dan lain-lain bisa dijual yang secara tidak langsung juga dapat berdampak pada meningkatnya taraf ekonomi masyarakat. Untuk harga nilai jualnya masing-masing, misalnya saja sampah plastik mulai dari Rp300-Rp2.000 per kilogram, sampah botol mulai dari Rp100-Rp800, kertas-kertas mulai dari Rp700-Rp1.600 per kg, sampah berupa bahan atom, besi, aluminium juga bisa ditabung dan dijual di Bank Sampah Induk Kota Pekalongan,” papar Yuli.

Ia menambahkan, dalam peringatan WCD 2020, Bank Sampah Induk Kota Pekalongan turut berpartisipasi mengajak masyarakat untuk mulai sadar memilah sampah mulai dari rumah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban atau volume sampah yang terkirim di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Dalam peringatan WCD Tahun 2020 yang digelar hari ini, kami berpartisipasi dalam menggelar lomba mengumpulkan dan memilah sampah, bagi individu, instansi maupun kelompok yang berhasil mengumpulkan sampah terberat kami berikan doorprize. Di tengah-tengah acara peringatan WCD saja, alhamdulillah banyak sekali yang berpartisipasi dan sampah yang berhasil dikumpulkan kurang lebih 0,5 ton sampah. Mudah-mudahan aksi ini tidak hanya berhenti pada hari ini saja, namun bisa berkelanjutan. Masyarakat bisa terus memilah sampahnya dari rumah kemudian bisa secara kelompok atau individu untuk menjual atau menabung ke Bank Sampah Induk Kota Pekalongan yang berlokasikan di Kelurahan Kuripan Kertoharjo,” kata Yuli.

Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • AHS Alias Bandos Ditangkap, Polisi Amankan Ribuan Butir Obat Keras

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • 0Komentar

    “Pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Pekalongan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tambah Warsito. Kasus ini menjadi perhatian penting karena peredaran obat keras ilegal berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat dan menimbulkan risiko penyalahgunaan. Pihak kepolisian terus meningkatkan pengawasan agar peredaran obat ilegal dapat ditekan hingga ke akar-akarnya. ** Bagikan Ke Teman

    Bagikan Ke Teman
  • LAZIZMU Bagi Sembako pada 100 Abang Becak

    • calendar_month Kam, 28 Apr 2022
    • 0Komentar

    PUSKAPIK,COM,Pemalang – Kamis, 28 April 2022, organisasi Islam bernama LAZISMU membagikan paket sembako ke abang becak. Kegiatan ini bertuju LAZISMU membagikan sodakoh untuk Abang becak  untuk bersodakoh pasca mendekati lebaran.Sedikitnya tercatat 100 abang becak yang menerima sembako oleh LAZISMU. “Kami mengundang tukang becak di jalan sebanyak 100 orang ,lalu kami kumpulkan di Kantor LAZISMU guna […]

    Bagikan Ke Teman
  • Pemkab Pemalang Ajak Pengelola Wisata Berkolaborasi

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2024
    • 0Komentar

    “Pemalang bisa maju dengan pariwisata, jadi yuk bareng-bareng seluruh stakeholder kembangkan kekayaan wisata di Pemalang bukan hanya tentang alam saja tetapi budaya tradisional juga bisa jadi salah satu yang menarik dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat,” tuturnya. ** Penulis : odo_red Bagikan Ke Teman

    Bagikan Ke Teman
  • Tumbuhkan Ekonomi, UMKM Center Pekalongan Diresmikan

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2020
    • 0Komentar

    Penanganan kuratif, preventif, dan promotif di aspek kesehatan dibarengi dengan menggeliatnya/melakukan kerja keras pemberdayaan di bidang ekonomi, seperti yang dilakukan saat ini. “Kalau ini bisa jalan bersama, insyaAllah kondisi makro perekonomian Kabupaten Pekalongan akan berjalan dengan baik karena kita akan jaga betul pendapatan. Sumber-sumber pendapatan baru harus kita eksplore sebagai kekuatan di tengah pandemi,” katanya. […]

    Bagikan Ke Teman
  • Jelang Lebaran, Pedagang Pakaian di Pasar Pemalang Ketar-ketir, Kenapa?

    • calendar_month Sen, 3 Mei 2021
    • 0Komentar

    Penulis : Eriko Garda Demokrasi Editor: Amin Nurrokhman     Bagikan Ke Teman

    Bagikan Ke Teman
  • Pulang Sholat Subuh, Warga Pulosari Temukan Bayi Dibuang di Teras Rumahnya

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Warga Desa Batursari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang digegerkan dengan penemuan sesosok bayi di teras rumah warga. Kini, penemuan bayi itu masih diselidiki Polisi.   Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan dalam kardus mie instan di teras rumah Parikhin (57), RT 01 RW 01 Desa Batursari, Pulosari, Pemalang, Rabu (9/10/2024) dini hari.   […]

    Bagikan Ke Teman
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!
expand_less