Kerja di Jakarta, Warga Bumijawa Meninggal Terpapar Corona

FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Bumijawa – Seorang laki-laki berinisial P (41), asal Desa Sokatengah, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal meninggal akibat COVID -19. Jenazah pun dimakamkan sesuai prosedur di pemakaman desa setempat, Jumat, 14 Agustus 2020 siang.

Proses pemakaman berjalan lancar dan tidak ada penolakan dari warga. Pemakaman melibatkan TRC Puskesmas Bumijawa, PMI Kabupaten Tegal, Polsek Bumijawa, Koramil dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID -19 desa setempat.

Kepala Desa Sokatengah, Ghufron saat dihubungi, Jumat ,14 Agustus 2020 membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, P sudah lama bekerja di Jakarta di sebuah otomotif.

“KTP dia di Kelurahan Cabawan, Margadana Kota Tegal, ikut istrinya. Tapi aslinya orang sini, akhirnya dimakamkan disini,” katanya.

Menurut informasi, lanjut Ghufron, sejak 3 tahun terakhir, P menderita kangker darah dan sejak dua minggu lalu dinyatakan positif COVID -19.

“Jadi sejak menderita kangker darah dia dirawat di RS Dharmais Jakarta. Selama 3 tahun harus bolak balik ke rumah sakit itu,” ungkapnya.

Humas Tim Reaksi Cepat (TRC) Puskesmas Bumijawa, Abdul Kholik mengatakan, jenazah dimakamkan di TPU Dukuh Bebek, Desa Sokatengah dan selesai sekitar pukul 15.30 WIB.

“Laporan yang kami terima, P memiliki riwayat penyakit leukimia,” ujarnya.

Menurutnya pada Selasa, 14 Juli 2020 sampai dengan Minggu 19 Juli 2020 dirawat di RSK Dharmais karena harus menjalani transfusi darah. Pada saat dirawat dilakukan rapid test dengan hasil non reaktif.

Pada Jumat, 24 Juli 2020 P pulang ke Sokatengah di rumah orang tuanya. Selama di Sokatengah, P mengeluh sesak nafas dan demam. Kemudian, p pada Senin 27 Juli 2020 berangkat lagi ke Jakarta. Sampai di Jakarta P langsung masuk RSK Dharmais Jakarta Barat, dan langsung dilakukan test swab.

“Pada Kamis, 30 Juli 2020 hasil tes swab keluar dan dinyatakan positif COVID -19. Dan tadi pagi pukul 05.00 WIB dia meninggal,” jelasnya.

Kontributor : Wijayanto
Editor : Amin Nurrokhman

Iklan

Tinggalkan Balasan