Demi Bantuan, Puluhan Rumah Bagus di Pekalongan ‘Distempel’ Warga Miskin
- calendar_month Sel, 5 Mei 2020

FOTO/PUSKAPIK/SURYO SUKARNO

PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Puluhan rumah bagus di Kabupaten Pekalongan, ditempel tulisan sebagai warga miskin. Mereka tetap menjadi penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Sebagian merasa malu dan meminta mundur dari program bantuan untuk warga miskin tersebut.
Rumah- rumah bagus dan ada juga yang terlihat masih baru, lengkap dengan tanaman hias, serta berbagai perabot mahal ini tidak sepatutnya dikategorikan miskin. Namun pada dinding rumah di desa Ketintang Lor kecamatan Bojong kab Pekalongan ini ditempel tulisan besar ‘Demi Allah, Kami Warga Miskin Penerima PKH BPNT’.
Ada puluhan rumah dengan kondisi bagus bahkan termasuk mewah, yang tetap menerima bantuan sebagai warga penerima PKH dan BPNT. Mereka setiap bulan selalu menerima bantuan paket sembako untuk warga miskin.
“Di desa ini ada 74 rumah keluarga penerima PKH dan BPNT, namun sebagian ternyata kondisi rumah sudah tidak susuai lagi dalam kategori miskin. Pihak desa sengaja menempel tulisan besar ini setelah sebelumnya rembug warga dan disepakati seluruh warga,†kata Nur Hendriyanto, Kadus 1, Desa Ketintang Lor, Selasa 5 Mei 2020.
Tujuan penempelan tulisan itu, agar keluarga yang sebetulnya mampu menjadi malu dan bersedia mengembalikan bantuan. “Dengan ditempel seperti itu, harapannya bantuan benar-benar sampai pada warga miskin yang berhak menerima,“ lanjutnya.
Peraturan Desa ini guna mengantisipasi salah sasaran dalam penyaluran bantuan sosial. “Untuk warga yang sebenranya kaya namun nekat menerima, maka akan dilakukan pendekatan serta diminta mundur,†jelasnya.
- Penulis: puskapik