Lockdown di Kota Tegal ‘Ambyar’, Beton Pemblokir Jalan Dibongkar
- calendar_month Jum, 3 Apr 2020


PUSKAPIK.COM, Tegal – Pemberlakuan lockdown atau karantina wilayah di Kota Tegal pada akhirnya kandas alias ‘ambyar’, di tengah jalan. Sempat berjalan tiga hari, Kamis malam, 02 April 2020, empat titik jalan utama yang sempat ditutup oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, akhirnya kembali dibuka.
Empat titik jalan yang dibuka antara lain, Jalan Teuku Umar Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sultan Agung dan Jalan Perintis Kemerdakaan. Pembatas beton atau movable concrete barrier (MCB) yang sebelumnya memblokir keempat ruas jalan itu, dibongkar menggunakan alat berat sehingga semua kendaraan bisa kembali melintas seperti biasanya.
Padahal sebelumnya, sejak Senin 30 Maret 2020 lalu, Pemkot Tegal memberlakukan isolasi wilayah dengan menutup 49 titik jalan. Hampir semua akses masuk Kota Bahari, rencananya selama empat bulan ditutup total hingga 30 Juli 2020.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Tegal Herviyanto, pembukaan keempat ruas jalan ini sebagai tindak lanjut setelah digelar rapat koordinasi, Kamis sore, 02 April 2020. “Pembukaan jalan atas perintah pimpinan, menindaklanjuti rapat tadi sore terkait pembukaan empat titik jalan,” kata Harviyanto, kepada awak media.
Harviyanto menjelaskan, keempat ruas jalan dibuka karena merupakan akses jalan penghubung antar wilayah. Sesuai ketentuan, jalan tersebut tidak boleh ditutup, apalagi Jalan Sultan Agung dan Jalan Jenderal Sudirman merupakan jalan nasional.
“Jalan Perintis Kemerdekaan, kami buka karena jalan itu untuk untuk akses pengiriman BBM dan sembako,” ujarnya.
- Penulis: puskapik