Bupati Batang Minta PLTU Serius Tracking Pekerja yang Terpapar Covid-19

0
Bupati Batang Wihaji saat menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan tentang libur sekolah guna mencegah pandemi covid-19, di rumah dinas Bupati Batang, Minggu (15/3/2020). FOTO/PUSKAPIK/SURYO SUKARNO

PUSKAPIK.COM, Batang – Bupati Batang, Wihaji bersama tim gugis tugas meminta keseriusan manajen PLTU tentang data penanganan tracking pekerja PLTU yang terpapar Covid-19.

“Ini urusan keselamatan kesehatan masyarakat Batang. Maka saya undang PLTU untuk minta keteranganya terkait langlah-langkah pencegahanya,” kata Wihaji, Jumat 27 Maret 2020, didampingi Wakil Bupati Suyono, Kapolres AKBP Abdul Waras, Komandan Kodim 0736 Letkol Kav Henry RJ Napitupulu, Ketua DPRD Batang, Maulana Yusuf.

Dari hasil rapat koordinasi dengan manajen PLTU, Forkopimda Batang memberikan empat rekomendasi dalam penanganan pencegahan pandemi Covid-19. Karena ada ribuan pekerja PLTU yang 70 persen dari luar daerah, 30 persen pekerja lokal Batang dan 545 orang asing.

“Maka rekomendasi kami harus ada keseriusan manajemen PLTU dalam pencegahan pandemi Covid-19. Siapkan data klaster pekerjaan yang ada di PLTU untuk permudah Pemkab petakan pencegahan dan asesmen,” ujar Wihaji.

Kalau peta pencegahan tidak dipersiapkan dengan baik, dan asesmen gugus tugas tidak dilaksnakan dengan baik, Wihaji meminta PLTU meliburkan seluruh karyawanya. “Saya juga meminta manajemen PLTU membuat isolasi mandiri, silakan menyewa hotel atau membuat tempat khusus bagi pekerja yang ODP, jangan dilepas di kos masing – masing,” pungkas Wihaji.

Kontributor : Suryo Sukarno
Editor : Amin Nurrokhman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini