Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode

Inkulturisasi Budaya, Gereja Santo Yusup Rayakan Misa Sura

  • calendar_month Kam, 26 Jun 2025

PUSKAPIK.COM, Batang – Menjelang malam Satu Sura 1959, jemaat Gereja Katolik Santo Yusup Batang menggelar Malam Tirakatan yang dibalut Misa Suro. Seluruh prosesi Misa, digelar menggunakan adat dan tradisi Jawa, mulai dari bahasa, kidung pujian hingga gunungan hasil bumi yang turut melengkapi.

Prosesi ibadah diaplikasikan dengan lantunan kidung pujian berbahasa Jawa, hingga khotbah Romo Paskalis Tejo Wibowo yang seluruhnya menggunakan tata bahasa Jawa. Romo Tejo sapaan akrabnya, menyampaikan, penggunaan bahasa Jawa dalam Misa sudah intens dilakukan tidak hanya dalam momentum tertentu saja.

“Di Gereja Katolik, sering menggunakan bahasa Jawa tiap minggu ketiga dan kelima. Contohnya di Gereja Stasi Santa Maria Simbang rutin berbahasa Jawa tiap minggu ketiga,” katanya usai memimpin Misa Sura, di Gereja Santo Yusup Batang, Kabupaten Batang.

Misa Sura digelar untuk pertama kalinya oleh jemaat dengan menyertakan gunungan hasil bumi merupakan implementasi pesan Paus Fransiskus kala itu.

“Yakni di mana bumi sebagai rumah manusia yang menumbuhkan segala jenis bahan makanan, dan diwujudkan rasa syukur itu dengan gunungan sayuran,” jelasnya.

Terkait pemberkatan salib, merupakan implementasi dari adat masyarakat Jawa yang senantiasa melakukan jamasan terhadap keris pusaka, yang jadi “pegangan”. Maka tak berbeda jauh dengan umat Katolik, yang memiliki Kristus yang tersalibkan jadi lambang kekuatan untuk dilakukan “penjamasan” terhadap salib.

“Kalau masyarakat Jawa melakukan penjamasan terhadap keris yang setahun terpajang di dinding, sama halnya dengan Salib Kristus yang “dijamas” menggunakan air suci. Itu agar cahaya kemuliaan Allah kian terpancar, sehingga memancarkan berkat bagi orang di rumah itu,” tegasnya.

Ia memastikan, Misa Sura akan digelar tiap tahunnya, karena wujud inkulturisasi budaya, sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya Jawa di dalam komunitas.

“Ini wujud kebhinekaan, terbukti Gereja Katolik pun umatnya ada yang Jawa, Tionghoa, Batak dan sebagainya,” ungkapnya.

Momentum spesial memeriahkan Malam Satu Sura, pun ditunjukkan para jemaat dengan berbusana Jawa lengkap, seperti beskap dan blangkon maupun kebaya dan kain. Salah satu jemaat, Antonius Cipto Hartono membenarkan, sebagai warga Jawa yang menghormati tradisi maka momen Malam Satu Sura diakulturasi dengan busana bernuansa Jawa.

“Karena sebentar lagi mau pergantian tahun Jawa 1959, yang kami kenakan ini bukti nguri-uri budaya. Termasuk Misa berbahasa Jawa, masih bisa diikuti, kendalanya justru anak muda yang sedikit kesulitan karena sudah jarang berbahasa Jawa,” tandasnya.

Sementara sang istri, Imelda mengaku terharu dengan pemberkatan atau “jamasan” salib. “Kalau orang tua dulu punya keris sebagai piandel, sekarang kami warga Katolik punya andel-andel Salib Kristus yang dijamas,” ujar dia.

Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Seniman Mural di Alun-alun Pemalang Jadi Tontonan Warga

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2024
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Puluhan seniman ikut berkompetisi dalam lomba mural PKK & Dekranasda Fest 2024 di Kabupaten Pemalang. Tak hanya seniman lokal, banyak juga peserta yang rela jauh-jauh datang untuk mengikuti lomba ini. Para peserta lomba mural itu tampak sibuk dengan kuas lukisnya sejak pagi di area Alun-alun Pemalang yang menjadi lokasi gelaran festival tersebut, […]

    Bagikan Ke Teman
  • Pendukung Balon Independent Demo Bawaslu Kabupaten Tegal

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2024
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Slawi – Ratusan pendukung bakal calon (balon) pasangan perseorangan (independent) H Muhammad Mu’min dan Bima Eka Sakti ujuk rasa di depan Kantor Bawaslu Jalan A Yani Slawi, Kabupaten Tegal, Jumat (9/8). Ujuk rasa itu dilakukan untuk mengawal pasangan independent yang tengah menjalani proses musyawarah penyelesaian sengketa Pilkada Tegal tahun 2024. Musyawarah penyelesaian sengketa yang […]

    Bagikan Ke Teman
  • Inilah Jawara 16 Besar Piala Dunia

    • calendar_month Jum, 29 Jun 2018
    • 0Komentar

    PEMALANG (PuskAPIK) – Tuntas sudah laga-laga pada penyisihan grup Piala Dunia 2018. Berikut ini adalah negara-negara peserta babak 16 besar. Penyisihan grup Piala Dunia 2018 ditutup dengan pertandingan dari grup G. Dari laga di grup tersebut, hanya pertandingan Inggris vs Belgia yang menentukan terkait babak 16 besar. Pertandingan antara Inggris dan Belgia di Kaliningrad Stadium, […]

    Bagikan Ke Teman
  • Ini Dia Cerita Paramedis Pemalang Tangani Pasien Positif Covid-19

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Butuh keikhlasan dan keberanian paramedis di Pemalang, untuk malaksanakan tugas mulia di tengah pandemi Covid-19, seperti sekarang ini. Selain minimnya Alat Pelindung Diri (APD), mereka harus mengatur jarak fisik dengan anggota keluarganya. Ini sekelumit cerita yang dihimpun puskapik.com, Selasa 7 April 2020. Seperti yang dituturkan David (35), petugas medis yang ditunjuk oleh […]

    Bagikan Ke Teman
  • Terminal Wisata Kampung Jati Pegongsoran Pemalang Segera Terwujud

    • calendar_month Sen, 24 Mei 2021
    • 10Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Destinasi wisata baru yang disebut ‘Terminal Wisata Kampung Jati’ di Jalan Raya Pengongsoran, Kecamatan/Kabupaten Pemalang akan segera terwujud dalam waktu dekat ini. Lalu seperti apa destinasi wisata yang akan menjadi kebanggaan wong Pemalang tersebut? Lahan puluhan hektare yang berada di Jalan Raya Pegongsoran menuju ke Bantarbolang itu merupakan milik Perum Perhutani Kesatuan […]

    Bagikan Ke Teman
  • Kasihan, Tenggelam di Bekas Galian C, Bocah Pemalang Tewas

    • calendar_month Jum, 18 Jun 2021
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Bocah 9 tahun tewas tenggelam di bekas galian C, di Desa Pegiringan, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang. Ia jadi korban tewas tunggal, setelah temannya berhasil tertolong. Nasib naas itu menimpa bocah bernama Zafran (9), asal RT 01 RW 01 Desa Pegiringan, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang. Kejadian tersebut, berawal ketika Zafran ikut teman-temannya berenang […]

    Bagikan Ke Teman
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!
expand_less