Dishub Sebut Becak Sampai Warung Lamongan Jadi Hambatan City Walk Pemalang
- calendar_month Sel, 29 Apr 2025


PUSKAPIK.COM, Pemalang – Rencana pembangunan City Walk Jalan Jenderal Sudirman Pemalang menemui sejumlah kendala hambatan lalu lintas, mulai dari becak yang kerap mangkal di tepian jalan hingga PKL dan warung lamongan.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pemalang, Heru Weweg Sambodo dalam rapat rencana pembangunan city walk di Ruang Gadri Kantor Bupati Pemalang, Rabu (23/4/2025) lalu.
Heru menyebut, ada berbagai hambatan lalu lintas yang jadi kendala dalam kelancaran mobilitas kawasan City Walk Jalan Jenderal Sudirman Pemalang seperti Pedagang Kaki Lima (PKL), becak mangkal, hingga warung lamongan.
Tak hanya di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman Kabupaten Pemalang, hambatan lalu lintas itu juga ditemui di jalan-jalan sekitarnya yang menjadi penunjang City Walk, seperti Jalan Sindoro dan Jalan Pemuda.
Sebagaimana diketahui, untuk kelancaran mobilitas serta mengurangi konflik lalu lintas di sepanjang city walk maka pemerintah akan menata ulang lalu lintas setempat dengan diberlakukannya Sistem Satu Arah (SSA) dari arah barat ke timur.
“Di Jalan Pemuda ada hambatan parkir, terutama sore hari. Karena di simpang Jalan Pemuda ini ada lamongan yang sore hari sudah buka, cukup ramai. Disitu cukup rawan, karena jaraknya dekat dengan traffic light.” ungkap Heru.
“Kemudian untuk hambatan di Jalan Sindoro adalah parkir di kedua sisi, utara dan selatan, kemudian PKL dan becak. Terus untuk hambatan di Jalan Ahmad Yani itu PKL.” sambungnya.
Khusus untuk becak, tutur Heru, pada konsep awal mereka dilarang melintasi city walk. Namun demikian, atas berbagai pertimbangan, akhirnya dalam konsep teranyar akhirnya becak boleh melintas di city walk, namun tak boleh mangkal.
- Penulis: puskapik