TPST Mitra Brayan Resik Dilaunching, Mampu Kelola Sampah 10 Ton Setiap Hari
- calendar_month Jum, 10 Jan 2025


PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mitra Brayan Resik Kota Pekalongan yang dibangun di Jalan Raya Simbang Wetan, Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan (sebelah Bank Sampah Induk Kuripan Kertoharjo) resmi dilaunching oleh Pemerintah Kota Pekalongan bersama Kemitraan Indonesia, dalam kegiatan Serah Terima TPST Mitra Brayan Resik Kota Pekalongan dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penggunaan Aset dalam Program AF Pekalongan, Jumat (10/1/2025).
Usai dilaunching, Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Nur Priyantomo mengungkapkan bahwa, pembangunan TPST yang merupakan fasilitasi dari Lembaga Kemitraan Indonesia melalui Program Adaptation Fund (AF) ini mampu mengolah 10 ton sampah setiap harinya. TPST ini bisa menjadi solusi jangka pendek dalam upaya mengurangi sampah yang menumpuk di TPA Degayu Kota Pekalongan. Hal itu dimungkinkan karena keberadaan TPST yang siap beroperasional ini dilengkapi dengan 6 mesin pengolahan sampah yang canggih, yakni mesin pencacah mengomel, mesin gibrik, mesin conveyor (6 meter), alat daur ulang sampah (incinerator), mesin pengasah pisau, dan mesin pemilah sampah ditambah pembubur sampah organik.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada jajaran Kemitraan Indonesia yang selama ini telah banyak membantu Pemkot Pekalongan, diawali dengan MoU sejak Tahun 2021 dan Bulan Juni 2025 ini akan berakhir. Tetapi, banyak hal dan kontribusi baik yang dilakukan oleh Kemitraan Indonesia untuk Kota Pekalongan, diantaranya pembangunan TPST Kuripan Kertoharjo. Selain itu, ada pekerjaan fisik pembangunan pemecah gelombang ( break water ), MCK komunal, upaya pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan sosial ekonomi, urban farming, perhatian terhadap pelaku usaha batik melalui pelatihan digital marketing, hingga budidaya ikan,”terang Sekda Nur Pri, sapan akrabnya.
- Penulis: puskapik