Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode

Temuan Situs Candi Bata di Kabupaten Batang Masuki Babak Baru

  • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
PUSKAPIK.COM, Batang – Ketua Organisasi Riset Arkeologi Bahasa dan Sastra Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Herry Jagaswara, MA, memberikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Batang dalam melindungi temuan Candi Bata. Candi Bata ini termasuk dalam cagar budaya yang berada di kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
Herry memastikan bahwa akan ada cara-cara untuk memastikan keberlanjutan kegiatan industri sekaligus melindungi struktur bangunan candi. Dia juga menyebutkan bahwa Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) dan Museum Cagar Budaya (MCB) mendukung upaya ini sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. “Tugas dan fungsi BRIN sendiri adalah melakukan riset dan kajian atas temuan candi,” kata Herry Jagaswara usai melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, di Ruang Dahlia Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2/7/2024).
Herry menegaskan bahwa dukungan akan diberikan karena ini adalah pekerjaan yang memerlukan waktu dan hati-hati. Penentuan apakah suatu struktur adalah candi atau bukan memerlukan temuan-temuan dan uji coba yang teliti. Hasil uji coba lab di New Zealand dan Amerika menunjukkan bahwa Candi Bata ini berasal dari abad ke-7.
“Pentingnya publikasi dalam jurnal yang bereputasi. Peneliti harus yakin dengan temuannya sebelum menyebutnya sebagai struktur bangunan candi. Maka harus ada kerja sama dengan
Pemerintah Kabupaten Batang melalui mekanisme nota kesepahaman sinergis antara BRIN dan pemerintah setempat,” jelasnya.
Dengan demikian, perlindungan terhadap Candi Bata dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menyatakan, bahwa penelitian awal terhadap situs yang ditemukan di Desa Sawangan dan Sidorejo, Kecamatan Gringsing, telah dilakukan oleh BRIN. Selanjutnya, akan ada koordinasi dan komunikasi antara Pemerintah Daerah (Pemda), desa, KITB, dan PTPN mengenai langkah selanjutnya.
“Meskipun lokasi situs berada di KITB, alasan ini masih masuk wilayah PTPN. Oleh karena itu, perlu dilakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Penetapan situs sebagai cagar budaya juga akan melibatkan kementerian terkait karena ini termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN),” terangnya.
Selain itu, lanjut dia, pengamanan lokasi juga menjadi perhatian. Rencananya, tahun ini akan dibangun papan penanda untuk situs budaya tersebut.
Lani menyebutkan bahwa, terkait dengan debit air di area cagar budaya Balai Kambang yang satu area dengan Candi Batang, Pj Bupati Batang juga akan ada kajian lebih lanjut dari DPUPR agar debit airnya tidak berkurang.
“Harus ada kerjasama yang melibatkan Pemdes, dan masyarakat serta pihak terkait lainnya. Karena luas situs diperkirakan mencapai 20 hektar dan akan dikomunikasikan dengan KITB. Meskipun lebih dari 20 hektar, bagian yang berada di PSN akan diajukan untuk dikeluarkan dari KITB melalui koordinasi dengan PTPN,” pungkasnya. **
Penulis : ryo_red 
Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • 18 Pedagang Pasar Balamoa Tegal Positif Covid-19

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pangkah – Sebanyak 18 pedagang Pasar Balamoa, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab massal yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal terhadap ratusan pedagang pasar tersebut pada Minggu, 15 November 2020 lalu. Sehubungan dengan itu, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Umi Azizah, melalui surat tertanggal 20 November 2020 meminta […]

    Bagikan Ke Teman
  • Terdesak Beli Susu Anak, Nekat Curi Motor

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK. COM, Tegal – Seorang pria diringkus Tim Resmob Satreskrim Polres Tegal Kota. Tersangka Beni Suherman, warga Desa Gembong RT. 03 RW. 01 Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal ditangkap karena terlibat pencurian sepeda motor di sejumlah tempat di Kota Tegal. Informasi yang dihimpun puskapik.com menyebut, penangkapan tersangka berawal dari penyelidikan Satreskrim Polres Tegal Kota setelah mendapat […]

    Bagikan Ke Teman
  • Banyak Pedagang Belum Punya NIB, Mahasiswa KKN STAI Brebes Dampingi UMKM di Sitanggal

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Brebes – Puluhan pedagang dari Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, tampak memenuhi Aula Balai Desa pada Sabtu (9/8/2025). Mereka datang bukan untuk berjualan, melainkan untuk mengikuti pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal gratis yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Brebes. Suasana di dalam aula […]

    Bagikan Ke Teman
  • Lihat, di Brebes, Warga Ambil Paksa Jenazah COVID-19

    • calendar_month Sab, 26 Des 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Brebes – Kesadaran warga untuk melawan Covid-19 rupanya belum seratus persen dipahami masyrakat. Seperti terjadi di Brebes, sekelompok warga melakukan upaya pengambilan paksa jenazah yang dinyatakan positif COVID-19, Sabtu 26 Desember 2020. Mereka bahkan menganiaya petugas Satpam RSUD yang bertugas dan memecahkan kaca pintu utama. Direktur RSUD Brebes, Oo Suprana kepada wartawan mengatakan, kemarahan […]

    Bagikan Ke Teman
  • Sebuah Warung Makan di Pekalongan Terbakar, Pemilik Lupa Matikan Kompor

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Sebuah warung makan yang berlokasi di Dukuh Langkap 2 Rt. 01 Rw. 02 Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terbakar pada Rabu malam (25/06/2025) sekitar pukul 22.30 wib. Kebakaran tersebut menimpa warung milik Karnadi (65). Kasubsi Penmas Ipda Warsito saat dikonfirmasi mengatakan, peristiwa kebakaran diduga karena korban lupa mematikan kompor di warung […]

    Bagikan Ke Teman
  • Andriyanto Johan Syah Datangi Korban Puting Beliung

    • calendar_month Sen, 1 Jan 2018
    • 0Komentar

    PEMALANG (PuskAPIK) – Bencana alam angin puting beliung yang melanda wilayah kecamatan Pemalang kabupaten beberapa hari yang lalu menimbulkan duka mendalam bagi warga Pemalang. Banyak warga kehilangan harta benda yang tidak sedikit jumlahnya. Mereka patut untuk dibantu masyarakat lainnya. Tak pelak rasa peduli warga Pemalangpun muncul dengan sendirinya. Banyak komunitas maupun pribadi menggalang dana untuk […]

    Bagikan Ke Teman
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!
expand_less