BrebesKesehatanSeputar JatengSeputar Pantura

BOR RS Rujukan Covid-19 di Brebes Rendah, Tapi Masuk Level 4 PPKM, Kenapa?

PUSKAPIK.COM, Brebes – Rendahnya tingkat keterisian tempat isolasi di rumah sakit tidak sebanding dengan PPKM level 4 yang disandang Kabupaten Brebes. Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Ocupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Brebes, juga tergolong rendah.

Sesuai Inmendagri nomor 42 tahun 2021, Kabupaten Brebes merupakan satu satunya daerah di Jawa Tengah yang masuk daftar PPKM level 4. Namun dari pantauan di sejumlah rumah sakit, jumlah pasien yang dirawat termasuk sedikit.

Data terbaru yang dihimpun Kamis 16 September 2021 dari tiga rumah sakit rujukan COVID-19 di Kabupaten Brebes, hanya ada 21 pasien yang dirawat akibat terjangkit virus corona. Di RSUD Brebes, dari 101 bed yang ada, saat ini terisi 10 bed. Untuk kasus kematian, hari ini juga tidak ada laporan.

Wadir Pelayanan RSUD Brebes, dr Aries Suparmiati mengatakan, selama beberapa pekan tidak terjadi lonjakan pasien, ternasuk kasus kematian. Bahkan dari 201 bed yang semula disediakan untuk ruang rawat pasien Covid-19, 100 bed di antaranya sudah dikembalikan untuk melayani pasien non Covid-19.

“Dalam satu minggu ini tidak ada angka kematian. Sekarang hanya ada 10 pasien yang masih dirawat dan 91 bed kosong,” ungkap Aries Suparmiati.

Untuk RS Bhakti Asih Brebes, saat ini hanya merawat 10 pasien. Dari 60 bed yang ada, 50 bed dalam kondisi kosong. Sedang, jumlah kematian, pada minggu ini hanya 1 orang.

“Sejak Agustus kemarin terus menurun, hari ini tinggal 10 orang yang dirawat di sini. Kalau kematian dalam minggu ini baru satu orang. Itu pun karena kondisinya sudah parah karena ada komorbid,” beber Direktur Utama RS Bhakti Asih, dr Khoziatun Azmi.

Sementara, di RSUD Bumiayu, hari ini hanya merawat satu orang pasien. Plt Dirut RSUD Bumiayu, dr Syafi’i mengatakan, 16 bed yang tersedia, 15 bed sudah kosong. Menurutnya, rumah sakit ini dalam dua hari kemarin bahkan sempat tidak merawat pasien.

“Jumlah bed yang telah disiapkan berjumlah 18 unit yang terdiri dari 2 ruang ICU dan 16 ruang perawatan isolasi pasien. Dalam dua hari lalu, tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat. Tapi hari ini hanya ada satu orang,” terang Syafi’i.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Brebes, Idza Priyanti, memanggil seluruh direktur rumah sakit di Brebes, terkait keterlambatan entry data pelaporan penanganan Covid-19, yang mengakibatkan status Brebes kembali ke level 4 PPKM.

Kontributor: Fahri Latief
Editor: Amin Nurrokhman

Amin Nurrokhman

Pimpinan Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *