Hari Pertama PTM di Kota Pekalongan, Sebagian Siswa Tak Berseragam Karena Kekecilan

Siswa SD dan SMP di Kota Pekalongan mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM), Senin, 6 September 2021. FOTO/PUSKAPIK/SURYO SUKARNO
Iklan

PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Siswa SD dan SMP di Kota Pekalongan mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM), Senin, 6 September 2021. Sebagian siswa tak berseragam sekolah karena bajunya sudah kekecilan.

Para siswa siswa tampak semangat berangkat ke sekolah. Mereka menggunakan masker, dicek suhu tubuh, dan menjaga jarak. Saat PTM di hari pertama, sejumlah siswa tidak menggunakan seragam. Alasannya setelah hampir dua tahun pembelajaran daring, seragam sudah tidak muat alias kekecilan. Selain itu ada juga yang seragamnya hilang atau bahkan belum punya.

Kepala SMP Negeri 1 Kota Pekalongan, Nurlaila Ana mengatakan, jumlah siswa yang masuk maksimal 50 persen. Dalam seminggu hanya masuk tiga kali. “Jumlah siswa kami 568 orang, dan yang masuk hanya 50 persen,” kata Nurlaila Ana.

Sementara itu, para siswa mengaku senang kembali masuk sekolah. Meskipun ada yang tidak memakai seragam, tapi mereka tetap semangat untuk belajar. “Saya senang bisa sekolah tatap muka, bisa ketemu teman-teman. Saya tidak seragam karena baju sudah tidak cukup lagi dan belum beli yang baru,” kata Ahmad, siswa kelas 10 SMP N 1 Pekalongan.

Para siswa mengikuti pembelajaran selama dua jam mulai pukul 08.00-10.00 WIB. Siswa yang mengikuti PTM sudah ada izin dari orang tua atau wali murid.

Kontributor: Suryo Sukarno
Editor: Faisal M

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini