Pemkab Pemalang Tidak Sensitif Kasus Pertanahan, Kawali: Ada Oknum dan Pembisik Bupati
- calendar_month Ming, 29 Agu 2021

Puput TD Putra, Ketua Umum Kawali

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Kawali Indonesia Lestari, menyayangkan sikap Bupati Pemalang dan jajarannya, terkait pemberitaan Bupati Pemalang yang tidak responsif saat ada kunjungan dan koordinasi untuk program agraria yang dihadiri Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) RI, bidang Aararia.
Koalisi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Kawali) Lestari, menyesalkan sikap Pemkab Pemalang yang tidak terbuka terhadap pemerintah pusat yang sudah bersedia hadir untuk menyelaraskan agenda program agraria Presiden Jokowi melalui KSP.
Itu dikatakan Puput TD Putra, Ketua Umum Kawali, Minggu 29 Agustus 2021. Pihaknya justru menerima informasi, camat dan lurah yang hadir dan cukup antusias menyambut kehadiran perwakilan pemerintahan pusat.
“Kalau melihat stuasi ini, dugaan kami dari Kawali, ada oknum yang khawatir lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) di Pemalang akan terdistribusikan ke masyarakat dengan baik. Seperti ada pihak-pihak eks HGU dan para pembisik bupati yang secara prinsip tidak siap di-redistribusi pemerintah pusat dalam penyelesaian kasus pertanahan di Pemalang. Sehingga orang-orang tersebut menghalangi bupati untuk ketemu dengan perwakilan pemerintah pusat,†papar Puput mensinyalir.
Puput menyebut, Kawali sebagai organisasi pemerhati lingkungan dan perhutanan sosial, turut prihatin dan kecewa melihat stuasi tersebut. Karena terkesan bupati dan jajarannya tidak sensitif terhadap isu keagrariaan.
“Ini menunjukkan ketidakjelasan bagaimana penyelesaian persoalan tanah yang dikuasai masyarakat yang tertentu dan bermasalah,†ujar Puput, yang juga putra Pemalang itu.
- Penulis: puskapik