Sejumlah Lansia Kota Tegal Takut Divaksin, Kenapa?

Seorang lansia sedang disuntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Bandung, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jumat pagi, 11 Juni 2021.FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO
Iklan

PUSKAPIK.COM, Tegal – Pelaksanaan vaksinasi lanjut usia di wilayah Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal masih menemui sejumlah kendala. Rata-rata kendalanya adalah penolakan dari keluarga, karena adanya rasa takut dan kekhawatiran.

Itu diungkapkan Kepala Puskesmas Bandung, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, dr. Susan, di sela-sela pelaksanaan imunisasi lansia di Puskesmas Bandung, Jumat pagi, 11 Juni 2021.

“Memang ada kendalanya yaitu izin dari keluarganya. Kalau lansia itu mau divaksin biasanya yang keberatan keluarganya dan anak-anaknya,” kata dr Susan.

Susan menjelaskan, pihaknya melibatkan 21 Posyandu yang ada di setiap RW untuk melakukan edukasi kepada warga, dengan memberikan penjelasan pentingnya imunisasi untuk melindungi tubuh dari virus Covid-19. Menurut Susan, untuk percepatan pelaksanaan vaksin, setiap Posyandu ditargetkan membawa 5 (lima) lansia yang siap divaksin.

“Banyak yang menolak (vaksin). Kemarin kami coba tes lapangan di Kelurahan Bandung, dalam satu RW kemarin ada 22 orang. Yang lolos vaksin sesuai kriteria itu sekitar 7. Dari 7 yang kita vaksin hari kemarin baru 1, yang lainnya masih kita edukasi lagi. rata-rata sih karena takut,” beber Susan.

Untuk menepis ketakutan warga, kata Susan, pihaknya selalu meyakinkan bahwa vaksinasi aman. Misalnya dengan memberikan perumpaan bahwa imunisasi Covid-19 seperti halnya imunisasi terhadap anak-anak.

“Motivasinya seperti itu. Rata-rata sih memang masih ada rasa takut. tapi kita mengulang ulang terus edukasi,” ujar Susan.

Kontributor: Wijayanto
Editor: Amin Nurrokhman

Iklan

Tinggalkan Balasan