Isu Bancakan Proyek PL di Pemalang, Siapa Dirugikan?
- calendar_month Sel, 2 Feb 2021

FOTO/ILUSTRASI/PUSKAPIK/CANDRA SUCIAWAN

PUSKAPIK.COM, Pemalang- Proyek infrastruktur perbaikan jalan dan sarana prasarana lain melalui anggaran APBD tahun 2021 yang digadang-gadang masyarakat Kabupaten Pemalang nampaknya bakal berjalan tidak maksimal karena banyaknya pihak-pihak yang intervensi untuk mencari keuntungan pribadi. Lalu siapa saja pihak yang intervensi itu,?
puskapik.com menggali isu liar yang berkembang di tingkat elit mengenai intervensi kepada para pengguna anggaran pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan melaksanakan perbaikan infrastruktur dan sarana lainya pada anggaran APBD tahun 2021 khususnya pekerjaan non lelang atau Penunjukan Langsung (PL).
Dari sumber yang tidak mau disebut namanya, ada pihak-pihak mendatangi beberapa pengguna anggaran pada beberapa kantor dinas. Mereka mengatasnamakan tim pemenangan bupati terpilih dan secara terang-terangan memminta jatah proyek pekerjaan non lelang yang harus diutamakan rekanan yang mendukung Paslon bupati pemenang.
Jelas saja, aksi oknum tersebut membuat takut para pejabat tersebut dan bingung bagaimana caranya agar pekerjaan anggaran APBD 2021 ini berjalan kondusif dan memiliki kwalitas baik.
Terkait isu tersebut, ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pemalang yang membidangi pembangunan, Fahmi Hakim saat di konfirmasi, Selasa 2 Februari 2021 angkat bicara, anggaran APBD tahun 2021 ini harus dilakukan pengawasan dan DPRD sebagai fungsi kontrol agar anggaran bisa dimanfaatkan dengan baik.
Fahmi, yang juga Sekretaris DPC PPP, partai pengusung bupati terpilih Mukti Agung Wibowo-Mansur Hidayat ini berharap tidak ada lagi pihak-pihak yang mengintervensi anggaran untuk kepentingan pribadi, karena saaat ini masyarakat membutuhkan terlebih pandemi seperti sekarang ini.
- Penulis: puskapik