Open post

Fauzi Netizen Penghina Bupati Pemalang Dijerat Pasal Berlapis

PEMALANG (PUSKAPIK)- Hingga Kamis siang (13/2/2020) Fauzi (23) tersangka ujaran kebencian penghinaan kepada Bupati Pemalang H Junaedi, masih menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik Polres Pemalang.

Melalui konferensi pers, Kamis (13/2/2020), Kapolres Pemalang, AKBP Edy Suranta Sitepu, mengatakan, tersangka Fauzi telah kooperatif dari setiap rangkaian pemeriksaan dan mengakui perbuatannya jika cuitan di media sosial yang di-upload-nya merupakan kekeliruan.

Kasus ini bermula pada 30 Januari lalu. Tersangka melakukan cuitan di media sosial Facebook yang mengandung ujaran kebencian ditujukan kepada Bupati Pemalang Junaedi. Setelah mendapat laporan, penyidik melakukan pendalaman dengan mengumpulkan bukti bukti termasuk print out Facebook milik tersangka.

Polres Pemalang menggandeng saksi ahli bahasa ITE, dan ahli hukum pidana, sehingga dalam pemeriksaan tersebut ditemukan bukti awal dan menetapkan Fauzi sebagai tersangka.

Tersangka diancam 4 tahun penjara dengan pasal berlapis yaitu pasal 45 ayat 3 Undang Undanh no 19 tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik ( ITE), dan pasal 301 dan 311 KUHP.

Baca Juga Ini Dia Penampakan Penghina Bupati Pemalang

“Tersangka diancam pidana empat tahun penjara karena telah melakukan ujaran kebencian menghina Bupati Pemalang, namun saat ini tersangka kooperatif dan meminta maaf kepada pelapor dan Bupati Pemalang,” kata Kapolres.

Sementara barang bukti yang diamankan yaitu satu bundel print out akun Facebook milik tersangka dan 1 unit handphone yang diduga digunakan oleh tersangka.”Tersangka bersama ibunya meminta maaf agar proses hukum dihentikan,” kata Kapolres(DED)

Open post

Jadi Tersangka, Penghina Bupati Pemalang Diamankan

PEMALANG (PUSKAPIK)- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pemalang telah menetapkan tersangka kepada pelaku penghinaan terhadap Bupati Pemalang, Dr.H.Junaedi, SH.MM. Saat ini pelaku diamankan di Mapolres.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini masih terus diperiksa,” ungkap Kasat Reskrim, AKP Suhadi kepada Puskapik, Rabu (12/2/2020) sore.

Sampai berita diturunkan, pemeriksaan terhadap pemilik akun facebook, Hamu Fauzi masih terus berjalan. Warga Desa Klarean, Kecamatan Petarukan ini bahkan terancam pasal berlapis atas hinaannya kepada Bupati Junaedi.

Adapun ancaman pasal yang menjeratnya yakni Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) dan Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) UU RI nomor 19 tahun 2016. Ancaman kedua pasal ITE itu masing-masing hukumannya adalah 6 tahun dan 4 tahun penjara.

Sebelumnya, polisi menangkap pria pemilik akun Facebook, Hamu Fauzi di Parung Bogor, Jawa Barat. Setelah ditangkap, pelaku digelandang ke Mapolres Pemalang untuk menjalani pemeriksaan.

Baca Juga Ini Dia Sederet Fakta Penghina Bupati Pemalang

Diciduknya pemilik akun Hamu Fauzi ini setelah polisi menerima laporan dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan serta ujaran kebencian terhadap Bupati Pemalang di media sosial Facebook.

Laporan itu disampaikan oleh Pemuda Pancasila dan Sudarsono, pengurus DPC PDIP Pemalang. Dugaan penghinaan itu berawal saat pelaku membakar gambar bupati dan mengunggahnya di akun facebook. Selain itu, pelaku juga mengunggah beberapa ciutan dengan kata-kata hinaan. (KN)

Scroll to top