Open post

Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemkab Galakkan Program Sharing Buku Kendal

PUSKAPIK.COM, Kendal – Pemerintah Kabupaten Kendal menggalakkan program Sharing Buku Kendal, sebuah program yang mengajak masyarakat untuk mendonasikan buku yang dimiliki, agar dimanfaatkan masyarakat lain yang membutuhkan melalui perpustakaan-perpustakaan.

“Program ini dilaksanakan sesuai dengan kebijakan Bupati Kendal Dico Ganinduto, yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat Kendal,” kata Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Kendal Achmad Ircham, Senin, 29 Maret 2021.

Disampaikan, Sharing Buku Kendal dilakukan dengan membuka layanan perpustakaan keliling, yang menyediakan tempat-tempat drop your book. Jadi, masyarakat bisa memanfaatkan layanan perpustakaan keliling dengan membaca buku-buku yang tersedia, sekaligus bisa menyumbangkan (mendonasikan) buku-buku yang dimilikinya.

“Kegitan ini sudah kami lakukan sepekan, yang dilaksanakan di beberapa tempat strategis di Kendal. Sementara kita mendapat ratusan sumbangan buku berbagai jenis,” katanya.

Ditambahkan, masyarakat juga dapat mendonasikan buku secara langsung di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Kendal. “Kegiatan Sharing Buku Kendal ini juga dibuka setiap hari kerja di Perpustakaan Umum Kabupaten Kendal, sehingga masyarakat dapat mendonasikan buku yang dimiliki secara langsung di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Kendal,” katanya.

Untuk ke depannya, lanjut Achmad Ircham, Pemkab Kendal akan menyiapkan tempat, seperti kotak di beberapa tempat strategis agar masyarakat bisa lebih mudah saat mendonasikan buku tersebut.

Edi Prayitno, warga Kaliwungu Kendal, mendukung gerakan tersebut. Menurutnya, anak-anak dan generasi muda sekarang sudah banyak meninggalkan dan melupakan buku. Padahal, buku tidak bisa digantikan oleh teknologi digital apapun.

“Kalau kita baca buku, pasti fokus untuk satu tujuan. Kalau kita mencari suatu informasi dengan gawai, kita akan kurang fokus. Manfaatnya akan lain,” katanya.

Penulis: Hermawan
Editor: Faisal M

Open post

Sri Mulyani Berharap Kawasan Industri Kendal Percepat Pemulihan Ekonomi

PUSKAPIK.COM, Kendal – Menteri Keuangan RI Sri Mulyani mengatakan, setahun pandemi Covid-19 melanda Indonesia membuat berbagai sektor terdampak, utamanya pariwisata, UMKM dan industri. Kondisi ini juga memukul kegiatan sosial masyarakat hingga saat ini.

Sri Mulyani meminta para kepala daerah untuk fokus pada pemulihan, dengan komando dari Pemerintah Pusat. “Kita berharap untuk pemulihan, tiap daerah terus memonitor perekonomian dengan seksama di masa pandemi. Lakukan terus upaya-upaya pemulihan, sehingga nantinya perekonomian kembali normal secara perlahan,” kata Sri Mulyani saat mengunjungi Kendal, Kamis, 25 Maret 2021.

Sri Mulyani mengakui banyak perubahan di Kabupaten Kendal. Seperti adanya Kawasan Industri Kendal yang bekerja sama dengan Pemerintah Singapura, diharapkan mampu membantu pemulihan perokonomian di Kendal, bahkan Jawa Tengah.

“Bupati harus melihat konsep kawasan tersebut dengan membandingan di Batam terkait keberhasilan dan kegagalnya. Yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai tenaga kerja berasal dari luar, sehingga terjadi dinamika sosial dan harus mengamankan bahwa masyarakat Kendal ikut memiliki kawasan industri,” kata menteri asal Semarang ini.

Sementara, Bupati Kendal Dico M Ganinduto memastikan daerahnya menyiapkan berbagai langkah untuk mengatasi pandemi, termasuk memulihkan perekonomian warga akibat dari pandemi.

“Yang akan dilakukan adalah menguatkan struktur ekonomi Kendal melalui dominasi industri, mendorong kontribusi sektor pariwisata, optimalisasi UMKM, ekonomi kreatif, serta pertanian dan perikanan. Selain itu, memperkuat desa melalui pembangunan daerah yang menjadikan desa sebagai subjek utamanya. Membangun keterpaduan infrastruktur,” kata Bupati Kendal saat menerima kunjungan spesifik Kementerian Keuangan dan Komisi XI DPR RI.

Dico menjelaskan ada tiga skenario pemulihan ekonomi Kabupaten Kendal yakni fokus pada tenaga kerja di berbagai sektor usaha dan menghidupkan kembali UMKM yang terdampak Covid-19. “Untuk pemulihan kita fokus pada penyerapan tenaga kerja di sektor industri membuka bidang bisnis, berinvestasi dan membuka industri besar. Sedangkan untuk percepatan pertumbuhan kita akan fokus pada kelanjutan dari program pemulihan dan sektor ekonomi lainnya, mencakup percepatan dalam pengembangan infrastruktur,” tuturnya.

Dalam kunjungan spesifik ini difokuskan pada UMKM dan infrastruktur. Di Kendal sudah ada beberapa UMKM yang mendapatkan bantuan dari kementerian keuangan. Harapannya bantuan ditingkatkan lagi untuk membangkitkan dan meningkatkan UMKM di Kendal dan infrastruktur untuik menunjang industri.

Penulis: Hermawan
Editor: Faisal M

Open post

Jenarsari Kendal Didorong Jadi Desa Wisata Pencak Silat

PUSKAPIK.COM, Kendal – Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengapresiasi Desa Jenarsari, Kecamatan Gemuh yang aktif melestarikan budaya dan olahraga pencak silat. Di desa ini, pencak silat menjadi olahraga turun temurun dan bertahan hingga sekarang.

Desa Jenarsari telah memiliki banyak atlet pencak silat yang sering mengharumkan Kabupaten Kendal di berbagai even hingga ke tingkat nasional. Di desa ini terdapat padepokan pencak silat yang terus berkembang dengan membina pesilat hingga anak-anak yakni Persahabatan Setia Hati Terate (PSHT) cabang Kendal.

Dengan potensi yang dimiliki Desa Jenarsari, bupati berencana membuat Desa Jenarsari menjadi Desa Wisata Pencak Silat dan bisa menjadi ikon bagi Kabupaten Kendal.

“Lingkungan ini sangat penting untuk membentuk karakter bangsa dan saya melihat jika desa ini sudah sangat baik dalam pembinaan. Apalagi nanti jika desa ini dijadikan desa wisata pencak silat,” kata Dico.

Pemkab Kendal sedang berkoordinasi dengan berbagai stakeholdres untuk mewujudkan rencana Desa Jenarsari sebagai Desa Wisata Pencak Silat. Bupati turut mengharapkan agar Desa Jenarsari nantinya bisa menggandeng daerah lain, terutama yang sudah maju pencak silatnya untuk melahirkan atlet silat berkualitas.

Dico juga mengapresiasi Anggota DPR RI Mujib Rohmat yang memberikan perhatian untuk kemajuan Kabupaten Kendal. Politikus Partai Golkar ini juga ikut mendorong Desa Jenarsari untuk menjadi Desa Wisata Pencak Silat.

Mujib mengatakan, DPR dan pemerintah sedang mengkaji revisi Undang-Undang tentang Sistem Keolahragaan Nasional. “Menpora atas arahan Presiden membuat rencana Sistem Keolahragaan Nasional agar pengelolaan olahraga nasional terintegrasi dan meminimalisir kelemahan mulai dari pembinaan dan kualitas atlet, sarana prasarana olahraga,” ujarnya.

Sementara Ketua Umum PSHT Supriyadi menyampaikan, latar belakang keinginan Jenarsari menjadi Desa Wisata Kampung Silat. Menurutnya, secara kearifan lokal masyarakatnya cinta dengan pencak silat.

“Kita kemudian berkoordinasi dengan pemerintah desa dengan membentuk Pokdarwis. Selanjutnya kita juga sudah berkomunikasi dengan pemerintah daerah dan insyaAllah akhir tahun kita akan segera launching,” katanya.

Sedangkan Kepala Desa Jenarsari, Markinah sangat mendukung dan mengapresiasi dan dibentuknya Desa Wisata Kampung Silat. “Kalau sudah diresmikan kita akan buat konsep yang menarik dengan menampilkan produk lokal UMKM hasil dari warga sekitar,” katanya.

Penulis: Hermawan
Editor: Faisal M

Open post

Miliki 275 Hektare Lahan Budidaya, Harga Bawang Putih di Batang Masih Tinggi

BATANG (PUSKAPIK) – Kabupaten Batang memiliki lahan seluas 275 hektare yang ditanami bawang putih pada tahun ini. Tanaman rempah-rempah tersebut baru akan panen raya mulai Maret hingga April nanti. Karena itu, harga bawang putih masih cukup tinggi dan belum bisa ditekan.

Kepala Bidang Tanaman Hortikultura pada Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang, Budi Setiawan mengatakan, harga bawang putih secara nasional naik, termasuk di Kabupaten Batang. Saat ini harganya di sejumlah pasar tradisional mencapai Rp55.000 sampai Rp60.000 per kilogram.

“Di Kabupaten Batang komoditas tanaman bawang putih memiliki luasan 275 hektare yang ditanam pada tahun 2019, tapi demikian belum bisa menekan harga,” kata Budi Setiawan, Selasa (11/2/2020).

Dia menjelaskan, selain karena belum memasuki masa panen, bawang putih yang ditanam diproyeksikan sebagai benih untuk swasembada pangan pada 2021, sehingga bukan untuk konsumsi. “Dimungkinkan tanaman bawang putih memasuki masa panen panen raya di bulan Maret dan April 2020. Sebenarnya bisa menolong kenaikan harga, tetapi kita masih menunggu intruksi apakah bisa untuk konsumsi dengan adanya kenaikan harga,” ujar Budi Setiawan.

Pada tahun ini luasan tanaman bawang putih ada penambahan sebanyak 200 hektare dan dimungkinkan dipanen 2021. Sesuai instruksi Kementerian Pertanian baru bisa untuk konsumsi. “Komoditas tanaman bawang putih sebagian besar di Kecamatan Bawang, Kecamatan Tebak ada 10 hektare, di Desa Gerbang, Kecamatan Baso ada 22 hektare.

Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang menargetkan produktivitas bawang putih sebanyak 7 ton per hektare, sedangkan target Kementerian Pertanian 6 ton per hetare. Target optimistis terpenuhi jika tidak ada tidak serangan penyakit dan hujan badai.

Terpisah, Bupati Batang Wihaji mengatakan, Kabupaten Batang memang diproyeksikan sebagai sentra tanaman bawang putih. “Semoga dengan terus menambah lahan tanaman bawang putih ini, ke depan pemerintah bisa mampu swasembada pangan, khusus bawang putih,” katanya.

Bupati berharap kepada petani, terutama di daerah dataran tinggi seperti Bawang, Tebak dan Blado. “Kecamatan Bawang memiliki sukses history dalam tanaman bawang putih. Karena itu harus ada regenerasi petani yang melanjutkan suksesnya, sehingga bisa swasembada pangan. Ini sekaligus sebagai antisipasi permasalahan yang sama terkait kenaikan harga bawang lokal,” kata Wihaji.

Menurut Wihaji, bawang putih merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sangat dibutuhkan oleh manusia. “Pemkab Batang terus men-support petani, kalau memang ada kesulitan dalam pembudidayaan tanaman, baik bibit maupun permasalahan hama, Dinas Pertanian siap membantu dan mendampingi petani,” kata Wihaji.

Apalagi, lanjut bupati, stok dan kebutuhan bawang putih di Indonesia sangat kurang, sehingga sangat tergantung sekali pada impor.(MJ)

Open post

Komik Berkonten Dewasa Dijual Bebas ke Siswa SD di Kendal

KENDAL (PUSKAPIK) – Komik berkonten dewasa beredar luas di lingkungan sekolah dasar di Kabupaten Kendal. Komik ini berisi gambar anime tidak senonoh dan kata-kata yang tidak layak dikonsumsi oleh anak-anak.

Peredaran komik berkonten dewasa ini diketahui saat pemeriksaan tas siswa oleh guru SDN 1 Patukangan, Kendal. Sebanyak 10 siswa kedapatan menyimpannya di dalam tas. Komik juga ditemukan di tempat sampah yang kemungkinan dibuang siswa karena takut ketahuan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, komik tersebut dibeli dari pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan sekolah saat jam pulang. Harganya Rp3.000 per eksemplar. “Dengan adanya kejadian ini kami akan memperketat pengawasan pedagang yang berjualan di depan sekolah. Siswa juga sudah diberi pengarahan untuk tidak membelinya,” kata guru kelas SDN 1 Patukangan, Kendal, Jumat (24/1/2020).

Menurutnya, pihak sekolah masih mencari pedagang yang sengaja menjual komik tersebut kepada anak–anak. Sebab, identitas pedagang belum diketahui pasti.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal, Wahyu Yusuf Ahmadi saat dikonfrimasi membenarkan temuan komik berkonten dewasa. Pihaknya sudah membuat surat edaran kepada sekolah di Kendal agar mengecek pedagang yang berjualan di lingkungan sekolah.(FM)

Open post

Jembatan Penghubung Desa Nawangsari-Sumberagung Kendal Ambles Diguyur Hujan

KENDAL (PUSKAPIK) – Jembatan penghubung Desa Nawangsari dan Desa Sumberagung, Kecamatan Weleri, Kendal ditutup sementara lantaran fondasinya ambles. Pengguna jalan harus memutar sejauh 3 kilometer untuk menuju desa sebelah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jembatan sepanjang 60 meter dan lebar 150 cm itu ambles pada Senin (13/1/2020) sekitar pukul 03.00 WIB. Hujan deras yang mengguyur sejak Minggu (12/1/2020) sore diduga sebagai penyebab amblesnya fondasi jembatan.

“Fondasi ambles pukul 03.00 dini hari WIB (Senin, 13/1/2020) karena hujan turun dari Minggu (12/1/2020) sore. Terdengar suara gemuruh, ternyata fondasi jembatan ambles dan longsor sebagian,” kata warga Desa Nawangsari, Rodiyah, Senin (13/1/2020).

Berdasarkan pantauan di lapangan, fondasi jembatan ini ambles sekitar 1 meter. Akibatnya, jembatan miring dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Dengan kondisi seperti itu, jembatan akhirnya ditutup dan tidak boleh dilintasi kendaraan. Bagi yang ingin ke lain desa maka harus memutar 3 kilometer.

Kepala Desa Nawangsari, Ali Ridho mengatakan, tahun lalu jembatan penghubung ini sempat putus diterjang aliran sungai yang deras. Namun kemudian diperbaiki oleh Pemerintah Kendal melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Namun lantaran kondisi tanah yang labil dan konstruksi tidak kuat, maka jembatan kembali ambles.

“Saya berharap pemerintah bisa segera memperbaiki jembatan dan dibuat lebih kuat lagi. Pasalnya jembatan tersebut berdekatan dengan jembatan kereta api, sehingga mungkin getarannya lebih besar,” katanya. (FM)

Open post

Diguyur Hujan Deras, Satu Unit Rumah Runtuh Terbawa Tanah Longsor

KENDAL (PUSKAPIK) – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kendal, Minggu (5/1/2020) malam, menyebabkan satu unit rumah Desa Purbo, Kecamatan Bawang runtuh terbawa tanah longsor. Satu rumah di bawahnya rusak ringan karena tertimpa material longsor dan lima rumah lainnya terancam.

Unit rumah yang terbawa tanah longsor merupakan milik warga RT 2/RW 1 Desa Purbo, Kecamatan Bawang. Adapun rumah di bawahnya yang tertimpa material longsor adalah kepunyaan Mubaidi, tetangganya.

Kepada wartawan, Senin (6/1/2020), Mubaidi menuturkan, waktu itu hujan turun dengan intensitas tinggi. Dirinya bersama istri dan dua cucu tengah berada di dalam rumah. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh atau retakan pada fondasi talud. Setelah dicek ternyata rumah di atasnya yang runtuh lantaran terbawa tanah longsor.

“Longsoran tanah dan material bangunan rumah menimpa rumah kami yang berada di bawahnya,” katanya.

Kepala Desa Purbo Syamsul Huda mengatakan, tanah longsor yang membawa satu unit rumah runtuh terjadi setelah hujan deras turun. Akibat peristiwa itu, kerugian yang diderita pemilik rumah ditaksir mencapai Rp70 juta.

“Faktor alam memang sangat mendukung terjadinya gerakan tanah saat musim hujan, sehingga peristiwa bencana alam tersebut bisa mengancam 5 rumah yang berada persis di bawahnya,” katanya.

Hingga tadi siang, material longsor belum dibersihkan karena menunggu tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang dan relawan lain dari TNI/Polri. Untuk sementara, pemilik rumah yang runtuh terbawa longsor mengungsi ke rumah tetangga. (FM)

Open post

Aksi Petugas BPBD Kendal Bersihkan Pohon Asem Tumbang ke Sungai

KENDAL (PUSKAPIK) – Satu unit kios yang berada tepatnya di pinggir Sungai Kendal Kelurahan Kebondalem ambruk lantaran tertimpa pohon tumbang di sampingnya, Sabtu (4/1/2020) siang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tapi pohon asem berukuran besar yang tumbang menutup aliran sungai sehingga membuat air meluap ke jalan raya.

Pohon tumbang disebabkan terkikis derasnya aliran air sungai setelah hujan deras mengguyur dalam beberapa waktu terakhir. “Selain karena angin kencang, pohon tumbang juga karena terkikis aliran air sungai,” kata petugas SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal, Khaerul Huda.

Kondisi Sungai Kendal yang debit airnya naik dan berarus deras ini menjadi kendala petugas untuk menyingkirkan pohon yang tumbang. Meski sudah menggunakan tali agar dahan yang telah dipotong tidak terbawa arus, tapi petugas tetap harus terjun ke sungai untuk mengangkatnya karena tersangkut.

Menurut Huda, batang dan ranting pohon yang menutup aliran sungai harus segera dibersihkan agar air sungai tidak meluap ke jalan dan pemukiman warga. Dengan kerja sama tim yang kompak akhirnya bantan dan ranting pohon tumbang bisa diangkat dan aliran sungai kembali lancar. (FM)

Open post

FPI Kendal Ikut Jaga Perayaan Natal di Gereja

KENDAL (PUSKAPIK) – Polres Kendal melibatkan seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayahnya. Tak terkecuali Front Pembela Islam (FPI) yang selama ini dikenal cukup keras.

Pelibatan FPI dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020 diketahui saat apel di halaman Mapolres Kendal, Selasa (24/12/2019) sore. Hadir sejumlah perwakilan ormas, seperti Barisan Ansor Serbaguna Nahdatul Ulama (Banser NU), Pemuda Pancasila (PP), Lindu Aji, kelompok pencak silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT), Klabang Hitam, dan FPI. Mereka diberikan pengarahan untuk menjaga keamanan di pos-pos yang telah ditentukan.

“Ini adalah yang terobosan pertama yang kami ambil, kami menggandeng FPI dan ormas-ormas lain untuk menjaga keamanan Natal dan Tahun Baru,” kata Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita usai apel.

Pelibatan ormas bertujuan menumbuhkan rasa kebersamaan dan nasionalisme menjaga Indonesia dari ancaman-ancaman yang membahayakan keragaman dan kedamaian bangsa. Serta membantu TNI/Polri mengamankan wilayah.

“Dengan dilibatkannya ormas-ormas ini, harapan kami perayaan Natal dan Tahun Baru di Kendal bisa berjalan lancar. Tidak ada gangguan, sehingga masyarakat juga bisa merasa aman dan nyaman,” katanya.

Ahmad Sholeh, Wali Laskar FPI Kendal mengatakan, sedikitnya ada 30 anggota yang terlibat dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru. Mereka tersebar di Kecamatan Boja dan Limbangan. “Kami sangat mengapresiasi keinginan Polres, karena kami juga sangat toleran terhadap perbedaan,” katanya.

Sementara itu, Ketua PSHT Kendal, Supriyadi menambahkan, 5.000 anggota siap menjaga keamanan Natal dan Tahun Baru. “Kalau yang ditempatkan di pos pengamanan ada 200 anggota. Sedangkan sisanya berjaga di daerah dan lingkungannya masing-masing,” kata Supriyadi. (FM)

Scroll to top